View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemberian imunoglobulin(IgY) anti enteropathogenic Escherichia coli(EPEC) secara peroral pada anak kelinci yang diinfeksi bakteri Epec K1.1

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (6.690Mb)
      Date
      2005
      Author
      Praja, Helen Fadma Shary Amerta
      Soejoedono, Retno D.
      Wibawan, I. Wayan Teguh
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Diare pada umumnya disebabkan karena infeksi bakteri, virus, dan protozoa. Enteropathogenic Escherichia coli (EPEC) merupakan penyebab utama penyakit diare pada anak-anak di negara berkembang diseluruh dunia serta menyebabkan ratusan ribu anak meninggal setiap tahunnya. Gejala klinis diare yang disebabkan oleh EPEC adalah diare tanpa darah atau lendir, demam dan muntah, bila berlanjut akan menyebabkan dehidrasi dan akhirnya bisa menimbulkan kematian. Pengobatan alternatif yang sedang diteliti adalah penggunaan immunoglobulin Y secara peroral. Sebanyak dua belas ekor anak kelinci berumur 1-2 minggu dikelompokkan menjadi 4 kelompok (A, B, C, dan D). Kelompok A, B, dan C diinfeksi bakteri EPEC K 1.1 sebanyak 1 ml (10 sel/ml) peroral sedangkan kelompok D digunakan sebagai kontrol negatif. Dua jam setelah diinfeksi, kelompok B diberikan IgY dosis tinggi (100 mg/ml PBS) sekali selama 7 hari dan kelompok C. diberikan IgY dosis rendah (10 mg/ml PBS) tiga kali selama 7 hari. Pada semua kelompok dilakukan pengulangan. Pengamatan terhadap gejala diare, nafsu makan, frekuensi pernafasan, mukosa dan konsistensi kotoran tidak memberikan perbedaan nyata pada semua kelompok. Perbedaan nyata diantara semua kelompok dapat diamati pada perubahan suhu badan dan pertambahan berat badan (p<0,05). Pemberian IgY pada kelompok C menunjukkan hasil yang lebih efektif dibandingkan dengan kelompok B. Hal ini diperkuat dengan hasil histopatologis yang menunjukkan bahwa pemberian IgY anti EPEC dapat mengurangi perlekatan bakteri EPEC pada mikrovili saluran intestinal anal kelinci.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136154
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository