Kajian morfopatologi dan histokimia histomoniasis pada ayam broiler
View/ Open
Date
2005Author
Eric, Christopher
AGungpriyono, Dewi Ratih
Huminto, Hernomoadi
Metadata
Show full item recordAbstract
Studi morfopatologi menggunakan histokimia pada 5 ekor ayam broiler parent stok berumur 10 minggu yang didiagnosa mengalami histomoniasis. Hasil pemeriksaan patologi-anatomi dan histopatologi menemukan terjadinya proventrikulitis, enteritis kataralis dan hemoragi parasitika oleh Eimeria dan Histomonas, serta typhlitis nekrotikan oleh Histomonas; hepatitis nekrotikan oleh Histomonas; edema pada ginjal; pneumonia interstisialis pada paru-paru; perikarditis, miokardiopatia disertai myelositomatosis pada jantung; deplesi folikel pada bursa Fabricious; serta malacia pada otak. Imunosupresi akibat myelositomatosis merupakan faktor predisposisi ayam-ayam tersebut menjadi rentan terhadap berbagai infeksi. Pemeriksaan histokimia dilakukan dengan menggunakan pewarnaan hematoksilin dan eosin (HE), periodic Acid-Schiff (PAS), Gomori Methamine Silver (GMS), Ziehl Nielsen (ZN), dan Giemsa. Pewarnaan HE dilakukan untuk melihat adanya reaksi peradangan. Histomonas berbentuk bulat / oval, dengan diameter 7-9 µm, berwarna magenta dengan dengan pewarnaan PAS, coklat dengan GMS, magenta pucat dengan ZN, dan biru pucat dengan pewarnaan Giemsa.
