View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis pendapatan dan efisiensi teknis usahatani padi lahan kering dengan pendekatan stochastic frontier : di Desa Tanggeung, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (18.76Mb)
      Date
      2005
      Author
      Brahmana, Muhammad Chairuddi
      Ristianingrum, Anita
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Meningkatnya angka pertumbuhan penduduk Indonesia merupakan salah satu tantangan berat yang dihadapi oleh sektor pertanian. Jumlah penduduk yang semakin meningkat ini memiliki efek berbanding lurus dengan permintaan terhadap konsumsi pangan, salah satunya pada peningkatan permintaan padi. Pada tahun 2003, total produksi padi nasional mencapai 51.49 juta ton, dimana 95 persen diantaranya berasal dari lahan beririgasi (irrigatted land) dengan hasil rata-rata sebesar 4.69 ton/ha dan 5 persen dihasilkan dari lahan-lahan kering dengan rata-rata produksi 2.47 ton/ha (Badan Pusat Statistik, 2004). Lahan pertanian terdiri dari sawah beririgasi (irrigated land) sebesar 26.63 persen, tadah hujan (rainfed) sebesar 7.58 persen dan lahan kering dataran tinggi (upland) mencapai 66 persen dari total potensi lahan pertanian di Indonesia. Dari data ini terlihat bahwa Indonesia memiliki potensi dalam pengembangan pertanian di lahan kering dataran tinggi (Syaukat, 2004). Propinsi Jawa Barat sebagai salah satu sentra produksi padi di Indonesia memiliki potensi luas lahan sawah yang cukup luas dengan kualitas yang bagus, selain itu, Jawa Barat memiliki potensi sumberdaya upland yang cukup besar, yakni 32 persen dari total luas area pertanian. Kabupaten Cianjur merupakan salah satu kabupaten dengan potensi sumberdaya upland terluas di Jawa Barat. Pada tahun 2003 luas lahan kering yang ditanami padi di Kabupaten Cianjur menurun sebesar 25 persen, berdasarkan gambaran ini perlu dilihat keragaan usahatani lahan kering, tingkat pendapatan dan efisiensinya. Modal dan tenaga kerja merupakan faktor yang mempengaruhi produksi secara langsung. Karakteristik petani lahan kering adalah rendahnya modal yang dimiliki sehingga pruduktivitas usahataninya rendah karena kebutuhan input-input yang dibutuhkan usahatani padi tersebut tidak dapat dipenuhi. Selain itu petani juga menganggap usahataninya sebagai usaha sampingan sehingga pengelolaannnya menjadi tidak optimal. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136011
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository