View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penambahan saponin dan infeksi Eimeria tenella:gambaran stadia parasit pada sekum ayam broiler

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (4.597Mb)
      Date
      2005
      Author
      Mustika, Aulia Andi
      Handharyani, Ekowati
      Handayani, Sri Utami
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Koksidiosis merupakan kendala utama untuk perkembangan peternakan ayam intensif di lingkungan tropis seperti di Indonesia. Kerugian ekonomi akibat penyakit ini digambarkan dalam bentuk kematian, meskipun yang sering terjadi adalah penurunan produksi baik itu karkas maupun telur. Pengendalian dengan penggunaan koksidiostat secara terus-menerus dapat menimbulkan resistensi pada galur coccidia tertentu, oleh karena itu perlu adanya pengendalian koksidiosis alternatif dengan biaya yang murah dan mudah didapat. Saponin dapat merupakan salah satu tambahan pada makanan (feed additive) yang potensial untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Peran saponin dalam sistem kekebalan tubuh adalah sebagai imunostimulan. Saponin diduga mempunyai aktivitas sebagai anti protozoa yang dapat menghambat tahapan siklus Eimeria tenella (E. tenella). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan saponin ke dalam pakan ayam broiler terhadap perkembangan berbagai stadia E. tenella. Sebanyak 72 ekor ayam broiler strain Cobb dibagi menjadi 8 kelompok. Penambahan saponin ke dalam pakan dengan konsentrasi 75 ppm dan 150 ppm diberikan sejak ayam umur sehari (DOC). Penggunaan koksidiostat (maduramicin) sebagai pembanding dengan dosis 6 ppm diberikan dengan cara yang sama. Ayam umur 14 hari diinfeksi per oral dengan dosis 1 x 10 ookista E. tenella bersporulasi. Pengamatan histopatologi dilaksanakan untuk mengamati stadia E. tenella dalam sekum pada hari ke 4, 7, dan 14 hari pasca infeksi. Hasil penelitian menunjukkan penambahan saponin dengan konsentrasi 75 ppm menyebabkan penurunan jumlah skizon pada hari ke-4 dan 7 pasca infeksi. Penambahan saponin dengan konsentrasi 75 dan 150 ppm pada pakan ayam broiler menyebabkan E. tenella stadia mikrogamet, makrogamet dan ookista tertahan di dalam sekum.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136001
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository