View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Resources Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Resources Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Sifat Fisika, Kimia Dan Biologi Perairan Tambak Berpelataran Mangrove : Studi Kasus Di Instalasi Tambak Percobaan Kamal Muara,Jakarta Utara

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (16.08Mb)
      Date
      1989
      Author
      Machyudin
      Kosoebiono
      Hitam, Syarif
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian dilaksanakan dari tanggal 3 April 27 Ju- li 1988 di Instalasi Tambak Percobaan, Balai Penelitian Budidaya Pantai, Kamal Muara, Jakarta Utara, di mana ter- dapat tambak berpelataran mangrove, yaitu Petak A seluas 5250 m² dengan luasan mangrove 782 m² dan Petak B seluas 6060 m² dengan luasan mangrove 3648 m², dengan tujuan un- 2 tuk mengetahui kondisi perairan tambak berpelataran mang- rove dari beberapa aspek fisika, kimia, dan Biologi, serta kaitannya dengan usaha budidaya udang windu (Penaeus monodon Fab.) Parameter fisika dan kimia yang diukur adalah suhu, kecerahan, salinitas, oksigen terlarut, BOD, pH, ammonia, dan CO2 bebas yang kemudian diuji dengan uji pangkat bertanda Wilcoxon. Sedangkan parameter biologi yaitu plankton dilakukan analisa kelimpahan, keragaman, keseragaman, dan grafik Frontier. Suhu air Petak B lebih tinggi dari Petak A. Nilai ra- taan suhu selama pengamatan di Petak B 29,3 °C dengan kisaran 27,5 33,0 °C dan di Petak A 28,5 °C dengan kisaran 27,5 29,5 °C. Nilai kecerahan Petak B juga lebih tinggi dari Petak A dengan rataan dan kisaran masing-masing petak 28,1 (17 - 50) cm dan 21,7 (18 - 32) cm. Selama pengamatan nilai salinitas Petak B lebih berfluktuasi dari Petak A. Nilai rataan salinitas Petak B 22,9°/oo kisaran 6 36°/00 dan Petak A 24,8 °/oo kisar- - an 15 - 35°/00. tinggi dari Petak B. ngan kisaran 5,39 3,018,60 ppm. Kadar oksigen terlarut Petak A lebih Rataan oksigen Petak A 7,72 ppm de- 10,40 ppm dan Petak B 5,37 ppm kisaran Sedangkan nilai BOD Petak B relatif sedikit lebih tinggi dari Petak A dengan rataan dan kisaran masing-masing petak 3,75 (1,548,32) ppm dan 3,69 (1,536,93) ppm. Demikian juga nilai ammonia dan C02, Petak B lebih tinggi dari Petak A. Nilai rataan dan kisar- an ammonia Petak A 0,5267 (0,0101 1,8255) ppm dan Petak B 1,1027 (0,0450 2,8024) ppm, sedangkan CO2 Petak A 1,54 (0,00 4,79) ppm dan Petak B 3,55 (0,00 7,99) ppm. Hal ini didukung pula dengan lebih tingginya pH Petak A dari Petak B. Nilai rataan dan kisaran pH Petak A 7,42 (7,057,76) dan Petak B 7,16 (6,99 - 7,40)…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135968
      Collections
      • UT - Aquatic Resources Management [2679]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository