Perangsangan kelahiran jamak pada domba
Abstract
Peransangan kelahiran jamak pada domba merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan populasi ternak domba, disamping untuk meningkatkan pendapatan petani peternak. Tujuan yang lain adalah menyediakan sumber protein hewani dan sekaligus untuk menghambat penurunan populasi sapi dan kerbau pada tahun-tahun terakhir ini yang disebabkan oleh pemotongan dan kematian yang tidak dengan kelahiran ternak tersebut..
Domba yang mempunyai sifat reproduksi prolifik (mampu dan berpotensi untuk melahirkan lebih dari satu anak dalam satu kebuntingan) dan mudah menejemen pemeliharaannya, sangat memungkinkan untuk dikembangkan dalam meningkatkan sumber protein hewani dan tujuan lainnya.
Untuk peningkatan populasi ternak domba ini dibutuhkan pengetahuan tentang tingkah laku seksual domba itu sendiri, seperti umur pubertas (dewasa kelamin), musim reproduksi, birahi dan perkiraan terjadinya ovulasi.
Hormon gonadotropin telah banyak digunakan dan telah berhasil dengan baik dalam menginduksi superovulasi atau beranak kembar atau lebih. Preparat hormon yang telah lama dikenal untuk meransang superovulasi adalah Pregnant Mare Serum (PMS) dan Human Chorionic Gonadotropin (HCG).
Akhir-akhir ini telah didapatkan kejadian superovulasi dengan pemberian Prostaglandin F-2alpha.
