View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Silviculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Silviculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Respon pertumbuhan Calliandra calothyrsus Meissn. dan Calliandra tetragona Benth. terhadap pemberian Fungi Mikoriza Arbuskula dan arang tempurung kelapa

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (11.28Mb)
      Date
      2012
      Author
      Purwanti, Sabti Indah
      Budi, Sri Wilarso
      Turjaman, Maman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi (split plot design) dengan pola rancangan acak lengkap yang terdiri dari dua faktor. Faktor FMA sebagai petak utama terdiri dari tiga taraf, arang sebagai anak petak terdiri dari tiga taraf dengan lima kali ulangan pada masing-masing perlakuan. Parameter pertumbuhan semai yang diamati selama duabelas minggu setelah tanam yaitu tinggi, diameter, berat kering akar dan pucuk, nisbah pucuk akar, indeks mutu bibit dan kolonisasi akar. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Hutan dan rumah kaca Pusat Litbang Konservasi dan Rehabilitasi Gunung Batu Bogor. Hasil penelitian menunjukkan interaksi FMA dan arang terbaik pada semai C. calothyrsus dan C. tetragona terdapat pada perlakuan A2M2 (Gigaspora sp. + arang 20%). Semai C. calothyrsus memiliki peningkatan tinggi, diameter dan berat kering pucuk sebesar 397,07%; 107,03% dan 303,82% terhadap kontrol. Semai C. tetragona memiliki peningkatan berat kering akar dan berat kering pucuk sebesar 258,51% dan 340,17% terhadap kontrol dan memiliki IMB sebesar 0,08. Inokulasi Gigaspora sp. memberikan respon lebih baik dibandingkan dengan Glomus sp. pada kedua jenis semai. Semai C. calothyrsus memiliki peningkatan berat kering akar sebesar 156,35% terhadap kontrol dan memiliki IMB sebesar 0,06. Semai C. tetragona memiliki peningkatan tinggi, diameter dan NPA sebesar 93,48%; 44,19% dan 38,20% terhadap kontrol. Pemberian arang terbaik pada kedua semai terdapat pada taraf arang 10%. Semai C. calothyrsus memiliki IMB sebesar 0,06. Semai C. tetragona memiliki peningkatan tinggi dan diameter sebesar 59,67% dan 68,66% terhadap kontrol. Pemberian arang memberikan efek yang positif pada perkembangan FMA tetapi tidak berbeda nyata dengan tanpa pemberian arang. Kata kunci: arang tempurung kelapa, Calliandra callothyrsus, Calliandra tetragona, fungi mikoriza arbuskula (FMA), pertumbuhan
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135444
      Collections
      • UT - Silviculture [1442]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository