View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemurnian enzim fitase dari klebsiell aerogenes

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (5.504Mb)
      Date
      1998
      Author
      Dwiyanti, Erna
      Kustaman, Eman
      Widowati, Sri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tanaman adalah sumber pangan yang penting bagi manusia. Produk pangan dari tanaman yang dikonsumsi oleh sebagian besar bangsa di dunia berasal dari biji-bijian dan kacang-kacangan. Akan tetapi, biji-bijian dan kacang-kacangan tersebut selain mengandung zat yang dibutuhkan oleh tubuh seperti lemak, protein, karbohidrat, mineral dan vitamin, juga mengandung zat antigizi, yaitu asam fitat. Asam fitat atau garam-garamnya merupakan bentuk utama penyimpanan fosfor pada biji-bijian serealia dan kacang-kacangan. Interaksi fitat dengan protein, vitamin, dan beberapa mineral dianggap sebagai faktor penting yang membatasi nilai nutrisi biji-bijian dan kacang-kacangan. Senyawa ini sangat sukar dicerna sehingga fosfor dalam bentuk fitat tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh. Oleh karena itu, hidrolisis fitat melalui raksi enzimatis sangat dibutuhkan. Penurunan fitat melalui reaksi enzimatis dilakukan oleh fitase (EC 3.1.3.8), yaitu enzim yang mampu menghidrolisis fitat menjadi ortofosfat dan mio-inositol. Fitase dapat diperoleh dari mikroorganisme termasuk mikroorganisme yang diisolasi dari tanah, yaitu Klebsiella aerogenes. Pemurnian enzim fitase dari Klebsiella aerogenes dilakukan dengan pengendapan (NH4)2SO4 70% jenuh, dialisis, pengeringan beku serta filtrasi gel menggunakan matriks Superdex G-75. Pada tahap pengeringan beku, enzim fitase dari Klebsiella aerogenes menunjukkan kerentanannya yang ditandai oleh hilangnya sebagian aktivitasnya. Enzim hasil pemurnian memiliki aktivitas spesifik sebesar 3,3172 Unit/mg protein dengan tingkat kemurnian 37,36 kali. Kondisi optimum reaksi hidrolisis fitat adalah pada pH 7,0 dan suhu 45°C. Peningkatan kemurnian yang jauh lebih besar daripada tahap-tahap pemurnian sebelumnya menunjukkan bahwa enzim fitase telah terpisah dengan baik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135437
      Collections
      • UT - Chemistry [2295]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository