View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kerusakan sistim kekebalan pada ayam akibat penyakit gumboro

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (3.287Mb)
      Date
      1984
      Author
      Sofyadi, Cahyan
      Nabib, Rachmat
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penulisan ini adalah untuk memberikan gambaran sejauh mana kerusakan sistim kekebalan pada ayam, sehingga kita dapat mengdiagnosa dan mengenali penyakit Gumboro lebih mudah. Penyakit Gumboro adalah suatu penyakit viral, terutama menyerang anak ayam umur 3 sampai 6 minggu dengan memperlihatkan gejala klinik seperti tremor, faeces cair berwarna putih, bulu-bulu lengket, nafsu makan hilang, depresi dan inkoordinasi. Menurut Pedoman Pengendalian Penyakit Hewan menular (1981) kekebalan pada ayam sangat ditentukan oleh bursa Fabriciusnya atau sel B. Infeksi penyakit Gumboro akan menyebabkan kerusakan pada bursa Fabriciusnya. Kerusakan dari bursa dapat menyebabkan pembentukan kekebalan terhadap beberapa penyakit lain terhambat dan dapat menyebabkan kegagalan vaksinasi dari beberapa penyakit. Nagi (1978) melaporkan bahwa sistim kekebalan dihasilkan oleh sel khusus yaitu sel lymphosit. Ada dua kelompok lymphosit yang masing-masing mempunyai fungsi berbeda dalam sistim kekebalan. Kelompok tersebut adalah lymphosit B dan lymphosit T. Lymphosit B (sel B) dihasilkan oleh bursa Fabricius, sedangkan lymphosit T (sel T) dihasilkan oleh thymus. Fungsi sel B dalam sistim kekebalan adalah sebagai sistim kekebalan humoral, sedangkan fungsi sel T adalah sebagai kekebalan seluler. Winterfield (1969) melaporkan bahwa perubahan patologi anatomi dari penyakit Gumboro yang akut adalar adanya pembengkakan bursa Fabricius, pembengkakan ginjal disertai dengan warna yang bervariasi akibat nephrosis. Eila berjalan kronis bursa akan mengecil, karena hilangnya folikel- folikel limfoid dan proliferasi tenunan ikat.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135225
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository