View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kecenderungan umur perkawinan pertama di Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Riau

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (3.283Mb)
      Date
      1999
      Author
      Layusa, Anna
      Martono, Totong
      Wigena, Aji Hamim
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Program Keluarga Berencana menganjurkan umur perkawinan pertama seorang wanita dalam periode 20 sampai 35 tahun. Data hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 1994 di Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Riau dipilih untuk menganalisis pengaruh lokasi domisili (2 kategori), pendidikan terakhir (4 kategori), dan tempat seorang wanita dibesarkan (3 kategori) terhadap kecenderungan umur perkawinan pertama pada umur 20 tahun atau lebih. Pada umumnya lebih dari 60% wanita di Indonesia menikah pertama kali sebelum umur 20 tahun. dan kebanyakan terjadi di pedesaan, atau pendidikan terakhir sampai SLTP, atau dibesarkan di kota kecil. Persentase wanita yang menikah setelah berumur 20 tahun atau lebih di Jawa Barat dan Sulawesi Selatan tidak berbeda antara yang dibesarkan di kota kecil dengan yang dibesarkan di kota besar. Dari model respons biner dengan fungsi logit terungkap bahwa pendidikan terakhir setelah SLTP berpengaruh terhadap kecenderungan umur perkawinan. Pendidikan merupakan faktor paling dominan yang mempengaruhi kecenderungan umur perkawinan pertama di ketiga propinsi. Selain itu terungkap pula adanya perbedaan kecenderungan umur perkawinan antara perkotaan dan pedesaan. Tempat seorang wanita dibesarkan tidak mempengaruhi kecenderungan umur perkawinan pertamanya di Riau tetapi mempengaruhi kecenderungan tersebut di Jawa Barat dan Sulawesi Selatan. Meskipun demikian, kecenderungan wanita yang dibesarkan di desa tidak berbeda dengan yang dibesarkan di kota kecil untuk propinsi Sulawesi Selatan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134952
      Collections
      • UT - Statistics and Data Sciences [2260]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository