View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengendalian cucumber mosaic virus pada tanaman tomat dengan satelit RNA

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (6.133Mb)
      Date
      2004
      Author
      Sutarti
      Suastika, Gede
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Cucumber mosaic virus (CMV) termasuk patogen utama pada tanaman tomat di Indonesia. Virus ini dapat menyebabkan mosaik, kekerdilan tanaman, malformasi dan nekrotik pada daun dan buah. Sampai saat ini belum didapatkan cara pengendalian yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi satelit RNA yang berasosiasi dengan CMV isolat lemah yaitu CMV-MP1 dan CMV-NI dalam melindungi tanaman tomat dari pengaruh infeksi CMV isolat ganas di lapang. Inokulasi vaksin dilakukan dengan membuat luka mikro dengan menaburi seluruh permukaan bibit tomat dengan cellite dan vaksin disemprotkan pada bibit tersebut. Setelah sekitar seminggu dipelihara dalam solipot, bibit tomat tersebut dipindah-tanam di petak-petak percobaan. Pengamatan dilakukan setiap minggu setelah tanam selama 9 minggu. Peubah yang diamati yaitu kejadian penyakit, berat dan jumlah buah yang sehat dan sakit, tinggi tanaman dan nilai brix. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan program SAS. Berdasarkan hasil ELISA diketahui bahwa kejadian penyakit oleh CMV pada petak percobaan cukup tinggi yaitu sekitar 30%. Tingkat infeksi CMV ini diharapkan mempunyai kontribusi yang cukup dalam hal mempengaruhi produksi tanaman tomat. Pada percobaan ini, walaupun analisis statistik mengatakan bahwa tidak terdapat perbedaan nyata antara kuantitas (bobot dan jumlah) buah tanaman yang divaksin dengan tanaman yang tidak divaksin, tetapi terlihat kecenderungan bahwa tanaman yang divaksin MP1 atau N1 menghasilkan buah lebih banyak dari pada tanaman kontrol. Tanaman tomat yang diberi vaksin MP1 atau NI menghasilkan buah sehat yang nyata lebih tinggi dibandingkan tanaman yang tidak divaksin. Dapat juga dikatakan bahwa perlakuan vaksin MP1 dan N1 dapat mengurangi kuantitas (berat) buah sakit. Vaksin MPI dan N1 tidak berpengaruh buruk pada tanaman tomat yang diberi perlakuan terbukti dari pertumbuhan tanaman tidak memperlihatkan perbedaan dibandingkan dengan pertumbuhan tanaman yang tidak diberi vaksin. Nilai Brix menggambarkan jumlah gula terlarut dalam buah tersebut. Dalam percobaan ini, perlakuan vaksin ternyata tidak mempengaruhi nilai Brix dari buah tomat
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134934
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository