View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Biodegradasi struktur dan morfologi mikrosfer polilaktat

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (3.812Mb)
      Date
      2004
      Author
      Robani, Muhammad Nazri
      Achmadi, Suminar S.
      Sudaryanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penggunaan mikrosfer radioaktif merupakan metode alternatif untuk mengobati kanker hati. Teknologi ini sudah mulai diaplikasikan dengan bahan dasar mikrosfer terbuat dari kaca atau keramik, namun keduanya tidak dapat terdegradasi dalam tubuh. Karena itulah diperlukan alternatif bahan lain yang dapat terdegradasi dalam tubuh, salah satunya ialah dengan memanfaatkan polimer biodegradabel, seperti polilaktat (PLA). PLA mempunyai sifat biodegradabel dan biokompatibel sehingga cocok digunakan sebagai bahan dasar pembuatan mikrosfer. Akan tetapi belum banyak pihak terutama di Indonesia yang mempelajari proses biodegradasi dan perubahan yang terjadi selama mikrosfer PLA terdegradasi sehingga penelitian tentang pengaruh biodegradasi terhadap perubahan struktur dan morfologi mikrosfer PLA akan sangat bermanfaat. Mikrosfer PLA dibuat dengan mengemulsikan 10 ml larutan PLA 10% dalam kloroform dan 10 ml larutan polivinil alkohol (PVA) 5% dalam air menggunakan motor pengaduk berkecepatan 1000 rpm, kemudian mendispersikannya dalam 500 ml akuades. Proses biodegradasi dilakukan secara in vitro pada pH 7.4 dan suhu 37°C. Proses degradasi mikrosfer PLA diamati melalui gejala kerusakan pada permukaan mikrosfer, penurunan entalpi pelelehan, penurunan bobot molekul, berturut-turut menggunakan scanning electron microscope, differential scanning calorimetry, dan gel permeation chromatography. Proses degradasi mikrosfer PLA tampak nyata setelah inkubasi selama 4 minggu. Jadi, PLA memenuhi syarat sebagai bahan baku pembuatan mikrosfer untuk digunakan sebagai pengungkung. Waktu 1 bulan itu cukup untuk proses terapi menggunakan mikrosfer radiofarmaka. Proses degradasi PLA berjalan lambat, hal itu disebabkan karena PLA yang digunakan bersifat kristalin dan adanya gejala munculnya sejumlah mikrosfer baru dari mikrosfer besar yang telah terdegradasi
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134928
      Collections
      • UT - Chemistry [2295]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository