View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Peranan industri pengolahan dalam pengembangan wilayah Kabupaten Cirebon : Indikator pendapatan dan tenaga kerja

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (26.77Mb)
      Date
      2004
      Author
      Husein, Wildan Daniyan
      Hendrakusumaatmaja, Sutara
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Latar belakang permasalahan penelitian ini adalah adanya Penurunan PDRB yang menyebabkan menurunnya kesempatan kerja, padahal jumlah angkatan kerja yang ada semakin tinggi. Kemudian bahan baku yang digunakan industri pengolahan 80 persen adalah non lokal sehingga selebihnya yaitu 20 persen adalah sumberdaya lokal, lalu pengaruh kebijakan otonomi daerah terhadap peranan industri pengolahan. Semua permasalahan diatas adalah kondisi nyata wilayah tersebut, oleh karena itu supaya dapat mengantipasi keadaan menjadi lebih baik, maka perlu adanya suatu prioritas kebijakan terhadap sektor industri pengolahan yang basis dari segi kontribusi pendapatan dan kesempatan kerja terhadap pengembangan wilayah. Oleh sebab itu penelitian ini adalah jawabannya. Tujuan skripsi ini adalah mengetahui sektor industri pengolahan yang memiliki potensi cukup tinggi dalam memberikan kontribusi terhadap pengembangan wilayah Kabupaten Cirebon. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kabupaten Cirebon, Propinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan alat analisis ekonomi basis (LQ) berindikator pendapatan dan tenaga kerja dengan data sekunder tentang pendapatan dan tenaga kerja sebagai acuan. Analisis LQ indikator pendapatan memberikan hasil bahwa sub sektor industri besar dan sedang yang terdiri dari industri makanan, minuman dan tembakau, industri kayu dan barang-barang dari kayu, industri galian non logam kecuali minyak bumi termasuk kegiatan basis. Kemudian berdasarkan indikator tenaga kerja hanya industri makanan, minuman dan tembakau, industri kayu dan barang-barang dari kayu yang termasuk basis, sedangkan bagi industri kecil dan kerajinan termasuk basis baik berdasarkan indikator pendapatan maupun tenaga kerja. Keadaan basis dapat menjadi indikasi bahwa keempat jenis industri tersebut dapat menghasilkan surplus pendapatan dan kesempatan tenaga kerja yang positif. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134717
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository