View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Verifikasi model prediksi anomali konveksi/curah hujan di atas Indonesia berdasarkan anomali suhu permukaan Laut Pasifik Tropik

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (9.136Mb)
      Date
      1999
      Author
      Parwati
      Suharsono, Heny
      Adiningsih, Erna Sri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Prediksi iklim di kawasan Indonesia yang berkaitan dengan fenomena ENSO (El Nino and The Sourhern Oscillation) menjadi penting mengingat sektor pertanian sangat bergantung pada jumlah air yang ctiterima selama musim hujan. Penelitian mengenai model prediksi iklim telah dilakukan dengan menggunakan data ti111e series OLR (Out-going Longwm,e Radiation) di alas lautan Indonesia dan suhu permukaan laut Pasifik Tropik. Dalam penelitian ini dipelajari hubungan antara cural1 hujan dan OLR menurut tipe pola hujan dan tipe iklim Oldeman di Indonesia, serta pola OLR pada wilayah yang didominasi oleh lautan atau daratan (5°x 5°), dan melakukan verifikasi untuk mendapatkan faktor koreksi dari model prediksi OLR yang dikelompokkan dalam tahun nonnal, El Nino dan La Nina. Seeara keseluruhan asumsi kehomogenan ragam pada hubungan antara curah hujan dan OLR tidal, dipenuhi. sehingga dilakukan analisis regresi lerboboti. Pola OLR dengan resolusi spasial 5°x 5° pada wilayah yang didominasi lautan lebih tinggi dibandingkan dengan yang didominasi oleh daratan. Korelasi yang tinggi antara cural1 hujan dan OLR menurul tipe pola hujan terdapat pada pola hujan monsun (r = 0.667), sedangkan pola hujan lokal memptmyai korelasi terendah (r = 0.205). Sementara pada tipe iklim OldemaiL korelasi tcrtinggi terdapat pada tipe iklim D4 (r = 0. 715) dan terendal1 pada tipe iklim CJ (r = 0.21). Pada tipe iklim Oldeman juga dilakukan analisis regresi dengan peubah du111111y untuk menggabungkan persamaan, sehingga untuk setiap tipe iklim utarna mempunyai salu persainaan. Pada gabungan antar tipe iklim utama diperoleh persamaan untuk gabungan tipe iklim A, B, dai1 C. Keakura!311 prediksi OLR di musim hujan akan mempunyai nilai tertinggi pada bulan Oktober (0.752,; R',; 0.911), sedangkan di musim kemarau diwakili oleh bulan Juli (0.764,; R2 ,; 0.926) pada talmn nomial dan La Nina serta bulan Agustus (0.776,; R2,; 0.889) pada tahun El Nino. Pada pcralihan rnusim kcrnarau ke rnusim lmjan (September), keakuratan prediksi mencapai nilai yang tertinggi dengan kisaran 0.796 - 0.945. Sebaliknya pada peralihan musim hujan ke musin1 kernarnu (April) dihasilkan keakuratan yang rendah dengan kisaran 0.582 - 0.785.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134642
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository