View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis faktor yang mempengaruhi keberhasilan pendanaan pada lembaga amil zakat untuk pengembangan usaha kecil : Studi kasus lembaga amil zakat BMM Jakarta

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (19.71Mb)
      Date
      2004
      Author
      Maryanto
      Kusnadi, Nunung
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari prosedur pembiayaan pada LAZ BMM, menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi manfaat pembiayaan pada LAZ BMM, dan mengidentifikasi presepsi pengaruh pembiayaan pada LAZ BMM, khususnya bagi Mustahik. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan sekunder. Data primer dilakukan dengan wawancara langsung dengan tiga puluh responden, yaitu mustahik yang memiliki kegiatan usaha kecil. Data sekunder diperoleh dari arsip dan administrasi LAZ BMM, Biro Pusat Statistik, Institusi terkait, studi literatur dan hasil penelitian. Data yang diperoleh disusun dalam bentuk uraian, bagan/gambar dan tabel. Pengolahan data dilakukan dengan analisa deskriptif dan statistik, selain itu juga digunakan komputer program excel dan SPSS. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan di LAZ BMM, untuk prosedur pelaksanaan pembiayaan secara umum relatif sama dengan ketentuan yang diberlakuakan oleh lembaga keuangan formal pada umumnya. Hal ini terlihat dengan adanya ketentuan bahwa bagi mereka yang akan mengajukan pembiayaan harus membuat studi kelayakan usaha yang tertuang dalam bentuk proposal usaha. Namun misi keberadaan lembaga ini untuk mengangkat status mustahik menjadi muzakki cukup besar, sehingga mustahik tidak dibebankan untuk menyertakan agunan sebagai jaminan bagi usahnya sebagaimana yang diberlakukan pada lembaga formal seperti bank. Apabila ditanyakan kepada responen terkait prosedur pelaksanaan pembiayaan yang selama ini dilakuakan oleh pihak BMM, berdasarkan hasil wawancara sebagian besar responden memberikan tanggapan cukup positif. Dilihat dari prosedur pengajuan, sebagian besar responden mengatakan mudah. Realisasi penyaluran, sebagian besar responden menilai relatif cepat. Pemanfaatan pembiayaan, responden memanfaatkannya untuk investasi dan modal kerja. Begitupula dengan prosedur pengembalian, responden menilai relatif mudah, karena terlepas dari beban bunga. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134611
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository