Pengaruh ekstrak kloroform temu putih Curcuma zeodaria pada aktivitas enzim tirosin kinase
View/ Open
Date
2004Author
Setiawan, Olivia Dewiyuni
Pradono, Dyah Iswantini
Sugita, Purwatiningsih
Metadata
Show full item recordAbstract
Tirosin kinase memainkan peranan penting dalam perkembangan sel kanker. Suatu zat yang dapat menginhibisi aktivitas tirosin kinase diharapkan mampu menghambat perkembangan sel kanker. Temu putih merupakan tanaman yang memiliki potensi sebagai tanaman obat kanker melalui senyawa golongan flavonoidnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur daya inhibisi fraksinasi ekstrak kloroform temu putih.
Rimpang temu putih kering diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan metanol dan menghasilkan ekstrak metanol (34,26%) yang kemudian dipartisi dengan kloroform menghasilkan fraksi kloroform (4,15%). Fraksinasi terhadap fraksi kloroform dilakukan dengan cara kromatografi kolom dengan elusi gradien menghasilkan 26 fraksi gabungan dan 12 di antaranya menunjukkan hasil positif terhadap flavonoid. Selanjutnya dilakukan uji toksisitas dan total fenol untuk mendapatkan fraksi yang akan diuji inhibisinya terhadap enzim tirosin kinase, fraksi terpilih (fraksi 5, 7, dan 15) bersama ekstrak kasar metanol, fraksi kloroform kemudian diuji daya inhibisinya menggunakan kit ELISA dan dibandingkan dengan kontrol positif (genistein). Berdasarkan uji kit ELISA, semua fraksi dan ekstrak yang diuji menginhibisi aktivitas enzim tirosin kinase dengan daya inhibisi yang lebih besar daripada kontrol positif dan fraksi 15 merupakan fraksi dengan daya inhibisi terbesar.
Collections
- UT - Chemistry [2295]
