Freemartin pada sapi dan teori yang melatarbelakingi kejadiannya
View/ Open
Date
1985Author
Suharpriyanto R.
Partodiharjo, Soebadi
Purwantara, Bambang
Metadata
Show full item recordAbstract
Berdasarkan khromatin seks, tipe jaringan gonad, struktur ekstra genital dan tingkah laku seksual dari individu maka interseks dapat diklasifikasikan menjadi empat yaitu:
1. Freemartin.
2. Hermaprodit sejati (true hermaphrodite).
3. Hermaprodit semu (pseudohermaphrodite).
4. Bentuk tingkah laku.
Dalam skripsi ini akan dibahas hanya kejadian-kejadian freemartin pada sapi dan teori yang melatarbelakangi kejadiannya.
Diferensiasi seksual dan perkembangan selanjutnya ter- gantung pada fungsi dan jenis kelamin gonad, sedangkan perkembangan gonad sendiri tergantung pada genetik seks individu. Diferensiasi gonad berkembang baik pada embrio berumur 45 hari. Dengan perkembangan gonad tersebut maka saluran Müller dan Saluran Wolff akan berkembang sesuai dengan jenis kelamin. Pada umumnya identitas embrio betina lebih lambat terbentuk daripada identitas embrio jantan. ...
