Studi pengembangan kebun binatang Surabaya sebagai hutan Kota dan sarana rekreasi
Abstract
Pembangunan di kota Surabaya yang menimbulkan perubahan fisik kota Surabaya, baik dampak positif maupun dampak negatif. Salah satu dampak negatif tersebut adalah perubahan suhu yang semakin hari cenderung naik dan meningkatnya polusi udara. Hal ini dapat membuat warga kota mengalami gangguan, baik fisik maupun mental. Menurut Blum (1967) dalam Winarti (2000), kesehatan manusia dipengaruhi oleh empat faktor yaitu lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan keturunan. Faktor lingkungan sangat mempengaruhi kesehatan mental manusia, dimana kesehatan mental merupakan faktor utama dalam keberhasilan pembangunan. Menurut Sorfino (1990) dalam Winarti (2000), stres kerja dapat disebabkan lingkungan fisik yang terlalu menekan seperti kebisingan, temperatur atau panas yang terlalu tinggi, udara lembab dan lain sebagainya.
