Studi pakan dan variasi aktivitas harian owa Jawa (Hylobates moloch audebert, 1798) berdasarkan struktur populasinya di kebun binatang Bandung
View/ Open
Date
2003Author
Herawati, Natalia
Thohari, Machmud
Ginoga, Lin Nuriah
Metadata
Show full item recordAbstract
Sebuah Workshop Internasional tentang penyelamatan dan rehabilitasi Owa Jawa yang diadakan di Bogor tahun 1997, merekomendasikan beberapa alternatif upaya penyelamatan primata ini yaitu dengan menjaga keutuhan habitat alaminya, translokasi antar populasi dalam habitat yang terfragmentasi dan penangkaran untuk reintroduksi.
Di dalam penangkaran satwa dipelihara secara intensif di mana semua aspek dikelola oleh manusia. Pengembangan teknologi penangkaran terutama aspek pakan sangat penting di dalam upaya pelestarian satwa liar di luar habitatnya (exsitu) karena pakan merupakan faktor pembatas. Salah satu aspek pakan yang perlu diperhatikan adalah kualitas dan kuantitas pakan yang diberikan. Pakan yang diberikan haruslah dapat mencukupi kebutuhan hidup satwa sehingga dapat menunjang segala aktivitasnya dalam kandang. Jumlah pakan yang diberikan dalam kandang haruslah tepat, artinya jumlah pakan yang diberikan tidak boleh kurang dan juga tidak berlebih. Satwa yang kekurangan pakan akan mudah terserang penyakit dan akhirnya menyebabkan kematian. Sedangkan jumlah pakan yang diberikan terlalu berlebih akan menyebabkan kegemukan. Hal lain yang perlu diperhatikan dalam penyajian pakan dikandang adalah pakan tersebut haruslah disukai, bergizi dan tidak membosankan serta dalam kondisi yang masih segar.
