View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh juvenile hormon dari ekstrak rimpang kencur Kaempferia galanga terhadap perkembangan stadia pradewasa nyamuk Aedes aegypti L.

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (8.401Mb)
      Date
      2004
      Author
      Manalu, Lenny B
      Amin, Ahmad Arif
      Rahayu, Sri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Aedes aegypti dikenal sebagai vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), dimana populasinya meningkat menjelang peralihan cuaca. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menanggulangi penyebaran penyakit DB ini dan yang dianggap paling efektif adalah memberantas populasi nyamuk sebagai vektor pada periode larva dengan menggunakan insektisida. Insektisida kimia sintetik menjadi pilihan utama bagi masyarakat karena harganya murah, mudah didapat, mudah diaplikasikan dan mempunyai daya kerja yang cepat untuk membunuh serangga. Namun pemakaian insektisida kimia sintetik secara terus-menerus dengan dosis yang tinggi justru menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Penggunaan insektisida nabati sebagai insektisida alternatif banyak dilakukan, karena mempunyai daya kerja yang hampir sama dengan insektisida kimia sintetik. Insektisida nabati bersifat selektif (tidak membunuh organisme bukan sasaran), daya kerja tinggi, ramah lingkungan (mudah terurai) dan toksisitasnya rendah sehingga tingkat keamanan lebih tinggi. Salah satu tanaman yang digunakan adalah kencur (Kaempferia galanga). Kencur sebagai terna aromatik banyak digunakan sebagai tanaman rempah dan obat tradisional. Beberapa senyawa aktif yang terkandung dalam rimpang kencur diantaranya minyak atsiri, polifenol, flavanoid dan saponin (Sugiarti dan Hutapea, 1991). Zat-zat aktif ini mempunyai daya kerja sebagai penghambat metabolisme dan mempengaruhi fungsi fisiologis dalam tubuh serangga. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134156
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository