View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh waktu suhu dan nisbah bahan baku-pelarut pada ekstraksi kurmumin dari temulawak dengan pelarut etanol

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (3.933Mb)
      Date
      2004
      Author
      Yusro, Achmad Haerul
      Syahbirin, Gustini
      Srijanto, Bambang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kegunaan temulawak yang luas dalam dunia farmasi, menyebabkan temulawak merupakan tanaman potensial untuk dikembangkan dan diproduksi secara massal. Umumnya industri yang mengolah temulawak menggunakan metode penggodokan dengan pelarut air untuk mendapatkan campuran yang berkhasiat, hal ini kurang efektif karena banyak senyawa aktif yang terkandung di dalam temulawak tidak larut dengan baik. Perlu dicari metode ekstraksi yang baik untuk mengambil senyawa aktif dalam temulawak yang dapat diterapkan dalam industri. Penelitian ini diharapkan dapat memperlihatkan pengaruh waktu, suhu, dan nisbah bahan baku-pelarut terhadap rendemen dan kadar kurkumin yang terekstraksi dari rimpang temulawak. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rendemen ekstraksi bertambah dengan bertambahnya waktu, suhu, dan nisbah bahan baku-pelarut. Uji statistik keragaman antara perlakuan ekstraksi terhadap rendemen memperlihatkan bahwa waktu dan suhu ekstraksi memberikan pengaruh yang berbeda nyata. sedangkan nisbah bahan baku-pelarut tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata. Hasil uji lanjut dengan metode Duncan memperlihatkan kondisi terbaik tercapai pada nisbah 1:5 dan waktu 24 jam (12,23%) serta suhu 35°C dan waktu 12 jam (12,16%). Kadar kurkumin yang terekstrak bertambah dengan bertambahnya waktu dan suhu. Hasil uji statistik memperlihatkan bahwa waktu, suhu dan nisbah bahan baku-pelarut yang digunakan memberikan pengaruh nyata terhadap kadar kurkumin yang terekstraksi. Hasil uji lanjut dengan metode Duncan memperlihatkan bahwa kadar kurkumin terbaik tercapai saat ekstraksi berlangsung 18 jam, suhu 35°C dan nisbah bahan baku-pelarut 1:5 sebesar 1.59%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134064
      Collections
      • UT - Chemistry [2295]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository