Perbedaan intensitas cahaya dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan perkembangan anggrek Mokara Chark Kwan
View/ Open
Date
2003Author
Susatio, Adityas Dwi
Koesmaryono, Yonny
Widiastoety, Dyah
Metadata
Show full item recordAbstract
Anggrek memerlukan jumlah intensitas cahaya yang berbeda menurut jenisnya. Secara umum, anggrek jenis epifit memerlukan intensitas cahaya lebih rendah dibandingkan jenis terestrial. Spesies anggrek yang termasuk ke dalam jenis epifit antara lain: Dendrobium, Oncidium, Cattleya, Phalaenopsis dan Ascocentrum. Sedangkan yang termasuk ke dalam jenis terestrial antara lain: Vanda, Renanthera, Arachnis, Rhyncostylis.
Dalam penelitian ini dipelajari respon anggrek Mokara Chark Kwan terhadap perbedaan intensitas cahaya yang diterima dibawah naungan. Mokara Chark Kwan merupakan hasil silangan tiga spesies anggrek yaitu: Arachnis, Vanda dan Ascocentrum.
Untuk melihat pengaruh perlakuan naungan terhadap pertumbuhan anggrek digunakan Rancangan Acak Kelompok pada lima jenis paranet dengan lima kali ulangan pada masing-masing perlakuan. Untuk menghindari adanya lebih dari satu sumber keheterogenan dalam kelompok maka penelitian disusun dengan asumsi dasar tanaman mendapatkan suplai hara yang sama dan umur tanaman sama. Hasil penelitian menunjukkan pada perlakuan paranet 75% memberikan pengaruh pertambahan tinggi tanaman, panjang daun dan lebar daun terbesar. Namun pemberian naungan terhadap anggrek Mokara Chark Kwan tidak memberikan pengaruh terhadap pembentukan bunga atau inisiasi bunga. Inisiasi bunga dapat terjadi pada kontrol (tanpa naungan).
