Analisis produksi dan pemasaran usahatani bawang merah : studi kasus Desa Banjaranyar, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Propinsi Tengah.
Abstract
Sayuran merupakan salah satu komoditas hortikultura penting di Indonesia yang dikonsumsi oleh sebagian besar penduduk tanpa memperhatikan tingkat sosial. Tanaman sayuran yang diandalkan untuk ditingkatkan adalah komoditas bawang merah (Allium ascalonicum L.). Tingkat produksi bawang merah nasional menunjukkan adanya kecenderungan meningkat setiap tahun, namun hasil yang dicapai selama ini dapat dikatakan belum mencapai tingkat produksi optimal. Sistem pemasaran bawang merah yang ada selama ini pun belum memberikan insentif yang besar bagi peningkatan kesejahteraan para petani. Oleh karena itu, harga komoditas bawang merah cenderung berfluktuasi dan akibatnya merugikan petani sekaligus konsumen.
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis sistem produksi dan mengetahui efisiensi produksi usahatani bawang merah di Desa Banjaranyar dan menganalisis sistem pemasaran serta tingkat keterpaduan antara produsen (Kecamatan Brebes) dengan pasar acuan (Pasar Induk Kramat Jati Jakarta).
Penelitian dilakukan di Desa Banjaranyar yang menjadi sentra produksi bawang merah di Kecamatan Brebes. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2004 yang merupakan tahap pengumpul data primer di lapangan. Penentuan lokasi ini dilakukan secara sengaja disesuaikan dengan tujuan penelitian. Data yang dikumpulkan guna mendukung penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Dalam hal penarikan sampel selaku responden dalam analisis produksi penelitian ini digunakan Stratified Random Sampling. Penarikan sampel dalam analisis pemasaran dilakukan secara purposive, dari petani, pedagang pengumpul, pedagang besar dan pedagang pengecer. ...
