View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemisahan kristal protein bacillus thuringiensis dengan kolom kromatografi carboxymethyl cellulose (CMC)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.593Mb)
      Date
      1999
      Author
      Kiftia, Maria
      Hadioetomo, Ratna Siri
      Nugroho, Nuki Bambang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sebelum dipakai, resin CMC perlu diaktifkan terlebih dahulu dengan larutan HCl encer. Untuk mencari waktu optimum aktivasi resin CMC, resin ini direndam selama 20, 40 dan 60 menit. Waktu aktivasi optimum yang diperoleh yaitu 60 menit kemudian dipakai untuk semua percobaan selanjutnya. Untuk memisahkan kristal protein Bacillus thuringiensis subsp. aizawai (Bta), sebanyak 100 µl suspensi spora-kristal (± 5,99x10 kristal/ml) ditaruh di atas kolom CMC (2 cm) yang sudah diaktifkan di dalam buret 50 ml. Spora dan serpihan sel berhasil dicuci dari kolom dengan menggunakan larutan penyangga Na-asetat pH 5 dan larutan penyangga K-fosfat pH 7. Untuk melepaskan kristal yang terikat pada kolom dipakai larutan penyangga Tris-EDTA. Di antara empat macam pH larutan penyangga ini yang dicobakan sebagai eluan, ternyata sejumlah kristal terelusi pada pH 8,0. Ketika percobaan diulang dengan menggunakan larutan penyangga Tris-EDTA PH 8,0 saja, diperoleh kristal sebanyak 5,86x10 kristal/ml (97,8% recovery). Perolehan kristal dalam penelitian ini jauh lebih tinggi daripada yang diperoleh beberapa peneliti lain. Pengujian kualitas kristal dari segi toksisitasnya terhadap larva Spodoptera litura instar-2 menunjukkan mortalitas larva yang lebih rendah dibandingkan dengan mortalitas yang disebabkan oleh perlakuan campuran spora-kristal maupun Florbac Fc. Diketahui bahwa untuk Bta, spora memang dapat meningkatkan toksisitas kristal protein Cry IC Secara keseluruhan, penggunaan resin CMC yang masih tersedia di pasaran (0,6 meq/g; medium mesh) dapat menggantikan CMC yang sudah tidak tersedia lagi di pasaran (0,7 meq/g; fine mesh), bahkan hasil perolehan kristalnya lebih tinggi. Waktu aktivasi resin seharusnya dapat dipersingkat dengan menggunakan larutan HCl yang lebih pekat. Larutan penyangga Tris-EDTA pH 8 terbukti dapat mengelusi kristal protein Bta dengan baik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133717
      Collections
      • UT - Biology [2401]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository