View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis kebutuhan pelatihan keryawan supevisor pada direktorat produksi PT. Pupuk Kijang, Cikampek, Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (16.32Mb)
      Date
      2004
      Author
      Nindyasari, Nina
      Sinaga, Bonar M.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      PT. Pupuk Kujang sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan dan penjualan pupuk urea satu-satunya di Jawa Barat harus mencermati kondisi sumberdaya manusianya. Hal tersebut penting mengingat dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif sumberdaya manusia merupakan unsur utama yang harus diperhatikan. Hanya perusahaan yang mempunyai sumberdaya manusia tangguh dan berkualitas yang akan mampu bertahan dan memperoleh keuntungan. Selama ini PT. Pupuk Kujang telah melakukan pengembangan sumberdaya manusia melalui pelatihan, akan tetapi belum mencapai tujuan yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah (1), menentukan kebutuhan pelatihan karyawan supervisor direktorat produksi PT. Pupuk Kujang dan (2) mengetahui persepsi karyawan mengenai pelaksanaan program pelatihan. Penelitian dilakukan di PT Pupuk Kujang, Cikampek, Jawa Barat, pada direktorat produksi dan biro pendidikan dan pelatihan (Biro Diklat). Analisis data menggunakan metode TNA-T (Training Needs Assesment Tool), yaitu menghitung selisih nilai Kemampuan Kerja Jabatan (KKJ) dan Kemampuan Kerja Pribadi (KKP). Jika selisih nilai KKJ dan KKP lebih besar dari satu maka dibutuhkan pelatihan. Sedangkan jika selisih nilai KKJ dan KKP lebih kecil atau sama dengan satu maka tidak dibutuhkan pelatihan. Nilai KKJ dan KKP diperoleh menggunakan kuisioner terhadap dua responden yaitu manajer pada direktorat produksi. Sedangkan persepsi karyawan didapat dengan menggunakan kuisioner terhadap 25 responden yaitu supervisor pada direktorat produksi. Tingkat supervisor dipilih karena merupakan posisi strategis dalam perusahaan. Supervisor merupakan wakil manajemen yang berada pada tingkat bawah langsung di atas tingkat pelaksana. Direktorat produksi dipilih karena merupakan direktorat terbesar yang memegang sebagian besar aktivitas perusahaan. Selain itu penelitian ini juga menggunakan data sekunder yaitu menggunakan data yang telah ada dalam perusahaan seperti jumlah dan komposisi karyawan, jenis-jenis pelatihan yang telah dilaksanakan, dan peserta pelatihan. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133692
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository