Persepsi dan preferensi masyarakat terhadap ruang hijau : studi kasus di perumah
View/ Open
Date
2004Author
Ayudia, Vemmy Dwi
Arifin, Nurhayati H.S
Sulistyantara, Bambang
Metadata
Show full item recordAbstract
Karakter kota yang didominasi bangunan telah mengurangi keberadaan RTH. Vegetasi sebagai unsur utamanya berperan penting dalam mencapai keseimbangan alam. Kesadaran ini menyebabkan banyak orang yang menginginkan ruang terbuka dan menjadikannya bagian dari tempat tinggalnya. Oleh sebab itu, banyak pengembang (developer) perumahan menjadikan ruang terbuka (terdapat fasilitas umum dan fasilitas sosial) dan RTH sebagai daya tarik bagi konsumennya. Perencanaan RTH terkadang tidak dapat mengakomodasi aktivitas warga di dalam RTH karena hanya menampilkan nilai estetik saja, sehingga perlu diketahui persepsi dan preferensi warga terhadap RTH.
Studi ini dilaksanakan di Perumahan Taman Yasmin, Kota Bogor, Kabupaten Jawa Barat. Studi ini merupakan tinjauan deskriptif untuk mengetahui persepsi dan preferensi warga terhadap RTH di Perumahan Taman Yasmin melalui survei lapang dan wawancara. Survei lapang untuk mendeskripsikan Perumahan Taman Yasmin, khususnya mengenai RTH. Sedangkan wawancara dilakukan melalui kuesioner terhadap 100 orang responden. Data kuesioner diolah dengan menggunakan uji Chi Kuadrat (x²) dari tabel kontingensi.
Studi ini adalah untuk mengetahui persepsi dan preferensi terhadap RTH dilihat dari hubungan/korelasinya dengan latar belakang seseorang, meliputi: jenis kelamin; umur; lama menetap; pendidikan; pekerjaan; pendapatan; agama; dan asal budaya. Dari kuesioner diketahui karakteristik responden terdiri dari 55% wanita, kelompok umur antara 26-35 tahun (38%), telah menetap 2-5 tahun (33%), tingkat pendidikan tinggi (PT) 52%, 35% pegawai swasta, pendapatan per bulan antara Rp 1.500.000-Rp 3.000.000 (21%), beragama Islam (77%), dan asal budaya Sunda (36%) dan Jawa (37%). ...
