View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perencanaan lanskap jalan sebagai jalur sirkulasi pejalan kaki dan jalur hijau Kota Bandung

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (25.71Mb)
      Date
      2004
      Author
      Sudradjat, Tria Trijata
      Wungkar, Marietje
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Jalur hijau jalan Kota Bandung banyak mengalami alih fungsi sehingga tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Alih fungsi sebagian besar berupa penutupan jalur hijau menjadi perkerasan kemudian digunakan sebagai lahan parkir, akses keluar-masuk kendaraan dan perdagangan kaki lima. Kota Bandung memiliki duabelas jalur hijau prioritas yang terdiri dari sepuluh jalur hijau jalan. Magang ini ditujukan untuk mempelajari teknik-teknik perencanaan jalur hijau dan sistem kerja program-program perencanaan lanskap dari Dinas Pertamanan Kota Bandung. Dinas Pertamanan dengan lima seksi kerja memiliki tugas utama menyelenggarakan dan mengendalikan kerja baik rutin maupun pembangunan di bidang pertamanan, penghijauan, penerangan jalan dan taman serta estetika kota. Metode studi yang digunakan adalah metode magang. Magang ditempatkan pada seksi perencanaan dalam proyek Penataan dan Pengkajian Jalur Hijau Jalan di Kota Bandung. Perencanaan yang dilakukan terhadap kesepuluh jalur hijau jalan ditujukan untuk meningkatkan kualitas jalur hijau dan mempertahankan kualitas jalur hijau yang ada dengan meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan terutama pejalan kaki. Proses penataan dalam evaluasinya menggunakan teknik kuantifikasi yang dikembangkan oleh kontraktor berupa metode skoring. Metode skoring memudahkan proses analisis namun belum mewakili keseluruhan masalah-masalah yang terdapat pada jalur hijau. Penataan yang dilakukan menghasilkan output dalam bentuk deskriptif dan gambar hanya disajikan untuk elemen-elemen estetis. Proses penataan meliputi tahapan inventarisasi, analisis, sintesis dan penataan. Analisis hasil magang dilakukan dengan menggunakan pendekatan perencanaan yang dikemukakan oleh Simonds (1983). ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133585
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository