Laju, Pelepasan Unsur Hara dan Suksesi Okupasi Cendawan dalam Proses Dekomposisi Serasah di area Medium High Tide, Hutan Lindung Mangrove Muara Angke
Abstract
Mangrove merupakan satu dari ekosistem produktif di dunia terutama dalam
bentuk produktivitas primer berupa produksi jatuhan serasah serta dekomposisi
dan pelepasan nutrient. Serasah mangrove mempunyai peranan penting terhadap
kesuburan perairan pesisir, karena serasah mangrove yang membusuk akan
menghasilkan unsur hara yang diserap oleh tanaman dan digunakan oleh
mikroorganisme yang ada di dasar hutan, kemudian sebagian lagi akan terlarut
dan terbawa ke perairan sekitarnya. Cendawan merupakan mikroorganisme
paling aktif dan memainkan peran penting dalam proses dekomposisi bahan
lignoselulosa di ekosistem mangrove. Penelitian tentang dekomposisi di hutan
lindung mangrove Angke Kapuk ini dibatasi pada serasah daun Avicennia marina
pada area medium high tide yaitu tergenang selama 9 sampai 20 kali dalam waktu
sebulan. Pemilihan jenis Avicennia marina didasarkan pada pertimbangan bahwa
jenis ini merupakan jenis dominan di lokasi penelitian. Informasi yang terbatas
mengenai laju dekomposisi serasah daun mangrove mengakibatkan masyarakat
tidak peduli terhadap pentingnya manfaat mangrove serta keberadaan serasahnya
yang dapat meningkatkan kandungan unsur hara. Tujuan penelitian ini adalah : (1)
menduga laju dekomposisi serasah daun Avicennia marina, (2) mengidentifikasi
jenis cendawan dominan yang berperan dalam dekomposisi serasah daun
Avicennia marina dan (3) menganalisis kandungan unsur hara makro N, P, K, dan
C-organik pada serasah daun Avicennia marina selama proses dekomposisi.
Penelitian ini dilaksanakan pada pada bulan September 2022 sampai Januari
2023 di kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta. Penentuan populasi
cendawan dilakukan dengan menggunakan metode pencucian (washing method)
dan metode penyaringan partikel (particle filtration method). Hasil dari penelitian
ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata laju dekomposisi serasah daun Avicennia
marina pada area medium high tide di Hutan Lindung Muara Angke yaitu 0,020.
Semakin lama waktu dekomposisi serasah, maka semakin meningkat unsur hara
N, P, dan C-organik sedangkan unsur hara K menurun. Cendawan dominan yang
ditemukan pada serasah daun Avicennia marina selama proses dekomposisi yaitu
Aspergillus sp. 2 sebanyak 59 isolat
Collections
- MT - Forestry [1512]
