Dampak frekuensi sel harapan yang rendah terhadap metode chaid
View/ Open
Date
2002Author
Wahyuningsih, Sri Endah
Suharjo, Budi
Sumarno, Hadi
Metadata
Show full item recordAbstract
utomatic Interaction ·Detection) yang dikembangkan oleh Kass (1980), mernpakan suatu tcknik yang dapat ctigunakan untuk menelusuri struktur keterkaitan antar peubah. yaitu antara peubah respon dengan pcubah-peubah penjelas yang masing-masing merupak8.n peubah kategorik.
CHAID merupakan teknik eksplorasi nonparmnetrik untuk menganalisis sekumpulan data yang besar clan berlipe kategorik. Interaksi antar peubah juga dapat dideleksi melalui melode ini (Du Toil et al .. 1986). CI-IAID banyak digunakan dalam penelitian sosial, khususnya untuk seg1ncntasi.
CHAID dalam proscsnya berlandaskan pada uji khi-kuadrat yang dalam pcnggunaannya terdapal beberapa syarat yang hams terpenuhi, seperti jumlah kategori adalah tiga alau cmpat, dan minimum frckuensi sel harapan di tiap label konlingensi sama dengan 5 (Gibbons, 1985). Dalmn banyak kasus sering dijumpai bahwa fekuensi scl harapan tidak memenuhi persyaratm1 tersebut. Jika hal tersebut terjadi pada metode ini, maka akap terjadi dua proses, yaitu proses penggabungan dan proses CHAID akan berhenti (diluar anggapan bahwa prosesnya tetap akan berhenli jika semua peubah penjelas yang diamati telah dianalisis). Dalam tulisan ini, CHAID diterapkan untuk menelusuri peubah penjelas apa saja yang rnempengamhi kepernilikan ATM, yang dalam kasus ini didapatkan bahwa status bank mcmpengaruhi kepcmilikan ATM.
Collections
- UT - Mathematics [1487]
