View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Efektivitas adsorben dan koagulan-flokulan pada penjernihan air wilayah Marunda

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.723Mb)
      Date
      2002
      Author
      Sriwahyuni, Wiwik
      Sajuthi, Dondin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian yang dilakukan didasarkan atas hasil riset pasar PT Multiguna Sainsindo pada salah satu kawasan pemukiman di wilayah Marunda. Jakarta Utara. Mutu sampel air yang diambil tidak memenuhi syarat sebagai air bersih. Tingginya kandungan bahan organik total (BOT) dalam sampel tersebut (115 mg/L) menyebabkan warna kuning kecoklatan dan rasa yang pahit. Dalam penelitian ini dipelajari pengaruh dan efektivitas bentonit dan zeolit sebagai adsorben serta Poly Aluminium Chloride (PAC) dan organic-remover (OR) sebagai koagulan/flokulan melalui 17 perlakuan yang dicobakan untuk menurunkan nilai BOT sampel hingga memenuhi standar air bersih. Penyediaan bentonit dan zeolit sebagai adsorben diawali dengan proses aktivasi menggunakan panas dan asam. Aktivasi bentonit meliputi aktivasi 105 °C-4jam, 200 °C-4jam, H₂SO₄ 6N-2 jam, H₂SO₄ 6N-6 jam, dan HCI 6N-6 jam. Sedangkan aktivasi zeolit meliputi aktivasi 105 °C-4jam, 200 °C- 4jam, 400 °C-4jam, H₂SO₄ 6N-6 jam, dan HCI 6N-6 jam. Sebagai media pembanding digunakan arang aktif dan resin anion A-SB. Penelitian ini memberikan informasi bahwa bentonit maupun zeolit yang alami maupun teraktivasi tidak dapat memberikan penurunan nilai BOT sampel yang memenuhi standar air bersih. Pada penggunaan bentonit dan zeolit, penurunan nilai BOT terbesar diberikan masing-masing oleh bentonit teraktivasi H₂SO, 6N-6 jam yaitu mencapai 58 mg/L dan zeolit alami tanpa aktivasi, yaitu mencapai 65 mg/L. Pada penggunaan arang aktif dan resin anion A-SB, penurunan nilai BOT berturut-turut mencapai 17 mg/L dan 110 mg/L. Kesemuanya tidak memenuhi nilai BOT standar air bersih yaitu sebesar 10 mg/L. Hasil Jar Test menunjukkan dosis optimum pembubuhan PAC dan N-623 berturut-turut adalah 0,05% b/v dan 0,20% v/v dengan penurunan nilai BOT mencapai 30 mg/L. Di antara 17 perlakuan yang dicobakan ternyata perlakuan menggunakan PAC + N-623 pada tahap awal dan A-72 pada tahap berikutnya dapat memberikan penurunan nilai BOT, PH, kekeruhan, dan padatan terlarut total (TDS) yang memenuhi standar air bersih. Di samping itu, hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa sampel keluaran menjadi tidak berwarna dan tidak berasa.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133137
      Collections
      • UT - Chemistry [2295]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository