Respon laju respirasi mitokondria terhadap pemberian jamu kuat dan ekstrak tanaman afrodisiak
View/ Open
Date
2002Author
Pramono, Adi
Suryobroto, Bambang
Kiranadi, Bambang
Metadata
Show full item recordAbstract
Mitokondria merupakan organel di sitoplasma sel eukariot. Fungsi utama organel ini adalah
sebagai reaktor energi yang mengubah energi kimia yang terkandung dalam molekul substrat menjadi
energi kimia yang tersimpan dalam bentuk adenosin trifosfat (ATP) melalui proses respirasi selular.
Peningkatan aktifitas tubuh menyebabkan peningkatan kebutuhan energi yang berarti proses respirasi
selular di mitokondria untuk membentuk ATP meningkat. Peningkatan proses respirasi selular dapat
diamati dengan mengukur peningkatan konsumsi oksigen. Tanaman afrodisiak dan jamu kuat diduga
mampu meningkatkan kemampuan seksual dan stamina penggunanya, namun mekanisme yang pasti
mengenai peningkatan tersebut masih belum jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari
pengaruh jamu kuat dan ekstrak tanaman afrodisiak terhadap laju konsumsi oksigen di mitokondria.
Penelitian ini mempelajari pengaruh pemberian jamu Kuku Bima TL (KBTL) terhadap perubahan laju
konsumsi oksigen isolat mitokondria sel hati tikus putih. Komponen penyusun jamu KBTL yang
berupa tanaman afrodisiak, yaitu ginseng, pasak bumi, jahe dan kencur, juga diujikan ke dalam isolat
mitokondria. Hal ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing komponen jamu
tersebut. Pemberian ekstrak jamu dan tanaman afrodisiak meyebabkan penurunan laju konsumsi
oksigen yang mengindikasikan terjadinya penurunan respirasi selular di mitokondria. Semua bahan uji
tersebut diduga berperan sebagai inhibitor bagi proses respirasi selular, jika diberikan langsung ke
dalam isolat mitokondria.
Collections
- UT - Biology [2401]
