View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Populasi cendawan dan kandungan aflatoksin pada beras dan jagung yang difumigasi fosfin dan ECO2FUME di penyimpanan

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.666Mb)
      Date
      2002
      Author
      Maysra, Erita
      Dharmaputra, Okky Setyawati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Selama penyimpanan bahan pangan seperti gabah, beras dan jagung dapat diserang oleh hama antara lain serangga dan cendawan. Fosfin dan ECO₂FUME merupakan fumigan yang digunakan untuk membunuh hama serangga di penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fosfin dan ECO₂FUME terhadap kualitas fisik butir gabah dan jagung, populasi cendawan dan kandungan aflatoksin pada beras dan jagung selama penyimpanan. Selain itu juga untuk mengetahui perubahan kadar air pada gabah, beras dan jagung selama penyimpanan. Beras diperoleh dengan cara menyosoli gabah (derajat sosoh 95%). Gabah dan jagung yang berkadar air ±14% masing-masing dikemas dalam karung plastik polipropilena, kemudian diletakkan di atas alas kayu, selanjutnya difumigasi fosfin dan ECO₂FUME selama tujuh hari. Sampel diambil pada awal penyimpanan, selanjutnya setelah 7, 45 dan 90 hari penyimpanan. Kadar air, populasi cendawan dan kandungan aflatoksin masing-masing ditentukan dengan metode oven, pengenceran berderet yang dilanjutkan dengan metode cawan tuang pada Dichloran 18% Glycerol Agar, dan metode kromatografi lapis tipis. Sedangkan analisis kualitas fisik butir gabah dan jagung dilakukan dengan memisahkan butir rusak dan butir utuh. Kadar air gabah, beras dan jagung berfluktuasi selama penyimpanan. Selama 90 hari penyimpanan pada gabah, beras dan jagung yang difumigasi fosfin dan ECO₂FUME diisolasi masing-masing 26, 22 dan 11 spesies cendawan. Setelah fumigasi populasi total cendawan dan Aspergillus flavus berfluktuasi. Kandungan aflatoksin pada beras yang difumigasi fosfin terdeteksi setelah 90 hari penyimpanan, sedangkan yang difumigasi ECO₂FUME meningkat selama penyimpanan. Setelah fumigasi fosfin dan ECO₂FUME. produksi aflatoksin pada jagung dihambat. Persentase butir rusak pada gabah dan jagung meningkat selama penyimpanan. Pengaruh fosfin dan ECO₂FUME relatif sama dalam menghambat pertumbuhan cendawan dan A. flavus pada gabah, beras dan jagung.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133090
      Collections
      • UT - Biology [2401]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository