Modifikasi model peramalan produksi padi nasional
View/ Open
Date
2002Author
Oktovina, Dea
Mattjik, Ahmad Ansori
Waryanto, Budi
Metadata
Show full item recordAbstract
Badan Pusat Statistik Indonesia melakukan peramalan terhadap produksi padi Nasional dan
dipublikasi pada tiap tanggal 15 Februari, 15 Juni, dan 15 Oktober. Angka yang mereka publikasikan itu
disebut Angka Ramalan 1 (ARAM 1), Angka Ramalan 2 (ARAM 2), dan Angka Ramalan 3 (ARAM 3).
Hasil ARAM 1 2002 menunjukkan penurunan produksi padi Nasional. Fenomena tersebut menimbulkan
perdebatan di Departemen Pertanian. Oleh karena itu perlu adanya pengkajian terhadap metode
peramalan produksi padi yang selama ini digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model peramalan produksi padi Nasional baru yang merupakan modifikasi dari model yang selama ini digunakan, dengan memasukkan variabel-variabel baru. Dilakukan juga analisis deret waktu menggunakan ARIMA untuk meramalkan variabel-variabel baru yang hendak dimasukkan tersebut.
Hasil dari model modifikasi untuk meramalkan produksi padi Nasional ini bisa dikatakan lebih baik daripada hasil ARAM BPS. Hal ini bisa dilihat dari hasil pengujian hipotesis menggunakan tingkat kepercayaan 90%, dimana hasil ramalan model modifikasi tidak berbeda nyata dengan ATAP BPS (dengan nilai p = 0.129), sedangkan ARAM BPS berbeda nyata dengan ATAP BPS (dengan nilai p = 0.052).
