Model ekonomi Indonesia dengan metode var
View/ Open
Date
2002Author
Kristiawardani, Kumala
Martono, Totong
Alamudi, Aam
Metadata
Show full item recordAbstract
Produk Domestik Bruto (PDB), Indeks Harga Konsumen (IHK), dan Suku Bunga Bank Indonesia (SBI) merupakan data deret waktu sehingga hubungan timbal balik antar peubah dapat diungkapkan dengan menggunakan Vector Autoregressive (VAR). Model ekonomi yang hanya melibatkan ketiga peubah tersebut dikenal sebagai model ekonomi kecil sebagaimana diperkenalkan oleh Christiano, Eiche baum dan Evans dalam Bergman, U. Michael & Jan Hansen (2002).
Model dalam penelitian ini menggunakan data kuartalan (kuartal pertama 1988 sampai kuartal pertama 2002). Adanya hubungan kointegritas antar peubah yang tidak stasioner mengakibatkan model ekonomi kecil Indonesia menggunakan model Vector Error Correction Model (VECM). Penelitian ini menghasilkan model VECM dengan ordo 11 dan rank kointegrasi 2. Model tersebut
layak digunakan untuk model ekonomi kecil Indonesia karena uji kebaikan model memperlihatkan sifat
keacakan, kenormalan, serta kestasioneran sisaan dari masing-masing peubah serta nilai R² yang tinggi
(90.84% untuk PDB, 92.31% untuk IHK, 88.14% untuk SBI). Peramalan yang dilakukan terhadap data memperlihatkan bahwa jika Suku Bunga Bank Indonesia dinaikkan sebesar satu kali simpangan baku sisaan model parsial SBI (3%), maka untuk kuartal 1 sampai kuartal 7 mendatang, nilai Produk Domestik Bruto akan mengalami penurunan sekitar 0,2% untuk setiap kuartal dan Indeks Harga Konsumen akan naik secara rata-rata sebesar 0.5% untuk setiap kuartal.
