Karakteristik matriks subnormal
View/ Open
Date
2003Author
Mariana, Anna
Setiawaty, Berlian
Guritman, Sugi
Metadata
Show full item recordAbstract
Misalkan adalah ruang hasil kali dalam kompleks berdimensi n+k dan Wadalah subrang V berdimensi, di mana basis adalah perfuasan basis W. Misalkan T:WV adalah transformasi linear, maka terdapat matriks representasi M(A, B) untuk T. M(A, B) adalah matriks kompleks berukuran (n+k)xn dengan bentuk,
M(A,B)= A B
di mana A dan B berturut-turut adalah matriks kompleks berukuran nxn dan kxn. Pada tulisan ini diasumsikan A adalah matriks normal, yaitu jika memenuhi AA AA, dengan A didefinisikan sebagai AA
Matriks M(A, B) berukuran (n+k)xn disebut subnormal jika memiliki perluasan normal, yaitu, jika terdapat matriks X dan Y sedemikian sehingga matriks BY yang berukuran (n+k) x(n+k)
adalah normal [Insel, 1997].
Kesubnormalan matriks M(A, B) berhubungan dengan kekolinearan himpunan A(A; B) yang didefinisikan sebagai berikut:
Λ(ΑΒ) = (λεσ(4) Bx0, untuk suatu xe E₁(A)}.
Collections
- UT - Mathematics [1487]
