Isolasi bakteri termofil penghasil xilanase dan karakterisasi xilanase isolat RT3 dan TR1.8
View/ Open
Date
2003Author
Rahmanta, Amsi
Suwanto, Antonius
Mubarik, Nisa Rachmania
Metadata
Show full item recordAbstract
Sebanyak 21 isolat bakteri termofil yang menghasilkan xilanase berhasil diisolasi dari sumber air
panas Teluk Ratai di Lampung; Gunung Gede di Jawa Barat; dan limbah kelapa sawit di Lampung.
Xilanase isolat RT3 yang diisolasi dari sumber air panas Teluk Ratai di Lampung menunjukkan
aktivitas tertinggi pada pH 10 dan suhu 100°C dengan aktivitas sebesar 0.0673 U/ml dan aktivitas
spesifik 56.10 U/mg, tetapi tidak aktif pada pH 11. Sedangkan xilanase isolat TR1.8 yang juga
diisolasi dari sumber air panas Teluk Ratai masih menunjukkan aktivitas pada pH 11 sebesar 0.0036
U/ml dengan aktivitas spesifik 0.0600 U/mg. Xilanase yang dihasilkan oleh isolat RT3 optimum pada
pH 7 dan suhu 70°C, sedangkan xilanase isolat TR1.8 pada pH 8 dan suhu 60°C. Tidak ada
peningkatan aktivitas xilanase oleh penambahan 1 atau 5 mM masing-masing kation Ca, Mg, Zn,
Co2+, Fe2+, Mn, atau Cut, kecuali pada penambahan 1 mM kation Ca² yang meningkatkan aktivitas
xilanase isolat TR1.8 sebesar 0.6%. Xilanase isolat RT3 stabil selama 15 menit pada suhu 70°C dengan
waktu paruh 151 menit, sedangkan waktu paruh xilanase isolat TR1.8 ialah 49 menit. Waktu paruh
untuk kedua xilanase pada suhu 80°C selama 24 menit untuk isolat RT3 dan 19 menit untuk isolat
TR1.8.
Collections
- UT - Biology [2403]
