View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis curah hujan wilayah menggunakan metode cokriging : Studi kasus propinsi Sumatera Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.524Mb)
      Date
      2004
      Author
      Yunus, Rodi
      Dasanto, Bambang Dwi
      Haryoko, Urip
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Wilayah Sumatera Barat memiliki karakteristik topografi tidak seragam dan dikelilingi oleh area pegunungan. Pada wilayah seperti ini sangat diperlukan faktor koreksi dalam melakukan interpolasi atau menentukan penyebaran curah hujan. Untuk itu, pada penelitian ini faktor topografi (elevasi) dijadikan sebagai faktor koreksi dalam melakukan interpolasi dan mengestimasi curah hujan. Estimasi dan interpolasi curah hujan wilayah dengan memasukan faktor elevasi dilakukan berdasarkan pendekatan teknik geostatistik yaitu teknik cokriging. Sebagai dasar analisis teknik cokriging ini adalah menentukan model spasial cross semivariogram antara variabel curah hujan dengan variabel ketinggian Model interpolasi spasial cokriging menghasilkan penyimpangan nilai minimum, maksimum curah hujan estimasi dengan nilai curah hujan minimum, maksimum pengamatan lebih kecil bila dibandingkan dengan model interpolasi spasial kriging. Selain itu interpolasi cokriging secara rata-rata juga menunjukkan standar eror koefisien regresi dan standar eror prediksi lebih rendah dari kriging. Pada wilayah bagian barat Sumatera Barat, model interpolasi spasial cokriging ini menunjukkan rata- rata galat relatif lebih kecil dari wilayah bagian timur Sumatera Barat. Berdasarkan hasil interpolasi cokriging dihasilkan peta curah hujan wilayah Sumatera Barat, yang mana bagian barat pesisir memiliki distribusi curah hujan lebih tinggi yaitu 200-400 mm. Daerah ini terletak dekat pantai dan langsung berhadapan dengan area pegunungan (arah lerengnya langsung berhadapan dengan Samudera Hindia). Dan semakin berkurang pada bagian dataran timur, serta sangat rendah (< 200 mm) terjadinya pada daerah yang langsung berada di belakang area pegunungan (jajaran Bukit Barisan) akibat bayangan hujan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/132753
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository