Efektivitas Kombinasi Ekstrak Ikan Gabus, Temulawak, dan Meniran (GTM) Terhadap Persembuhan Luka Pasca Operasi Ovariohisterectomi Kucing
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi ekstrak albumin ikan
gabus, temulawak dan meniran terhadap penyembuhan luka pasca ovariohysterectomy
kucing. Dua puluh ekor kucing betina domestik sehat berumur 1-4 tahun dengan berat badan
2-4 kg dibagi menjadi empat kelompok (n=5 ekor/kelompok) dengan dosis berbeda ekstrak
albumin ikan gabus, temulawak dan meniran. OH dilakukan melalui pendekatan flank
dengan operator yang sama dan menggunakan anestesi tiletamine/zolazepam. Skor
discharge, pembengkakan dan eritema lebih rendah secara signifikan pada hari 3, 4 dan 5
pasca operasi antara kelompok 1, 2, 3 terhadap kontrol. Evaluasi nyeri dengan Baseline
Tactile Semmes Monofilaments menunjukkan signifikan lebih rendah pada kelompok 2 dan
3 dibandingkan kelompok 1 dan kontrol. Skala nyeri 4Avet menunjukkan nyeri lebih rendah
pada kelompok 2 dari 24 hingga 120 jam pasca operasi. Jumlah leukosit, eritrosit dan platelet
pada kisaran normal menunjukkan tidak adanya infeksi pasca operasi. Kadar albumin
terdapat perbedaan signifikan lebih tinggi pada kelompok 2 dibandingkan kontrol. Perlakuan
yang diberikan pada kelompok 2 menunjukkan interval penyembuhan tercepat (3,2±0,44
hari). Penggunaan ekstrak albumin ikan gabus, temulawak dan meniran dapat mengurangi
nyeri, menurunkan skor luka dan mempercepat penyembuhan luka pasca ovariohysterectomy
dengan dosis paling efektif pada kelompok 2.
Collections
- MT - Veterinary Science [974]
