Analisis Ekuitas Merek Margarin Konsumsi Pada Tingkat Rumah Tangga Studi Kasus Merek SIMAS Di Kota Bogor
View/ Open
Date
2005Author
Daruwahyudi, Tunggul
Suryana, Rita Nurmalia
Metadata
Show full item recordAbstract
Merek yang memiliki ekuitas merek yang kuat dapat dipastikan merek tersebut dapat memperoleh, merebut dan mempertahankan pangsa pasarnya di persaingan. Membangun ekuitas merek yang kuat salah satunya dapat dilakukan dengan cara membangun persepsi konsumen mengenai merek tersebut yang didasari bahwa kondisi persaingan pemasaran saat ini bukan merupakan persaingan antar produk saja namun sudah merupakan persaingan antar merek yang melibatkan persepsi konsumen.
Industri makanan khususnya industri margarin memiliki peluang untuk terus tumbuh dan berkembang sejalan dengan meningkatnya kebutuhan penggunaan margarin di Indonesia. Kebutuhan margarin terus meningkat dari 166.446 ton pada tahun 1997 menjadi 266.476 ton pada tahun 2003 dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 10,1 persen per tahun yang dinilai tinggi bila dibandingkan dengan pertumbuhan produksi rata-rata margarin yang hanya sebesar 5,68 persen.
Sektor rumah tangga adalah sektor yang menyumbangkan sekitar 79,36 persen dari seluruh total permintaan margarin pada tahun 2002. Potensi pasar yang besar tersebut telah membuat persaingan antar perusahaan yang mengambil target pasar pada sektor ini semakin ketat. Persaingan diperkirakan akan terus meningkat dikarenakan proyeksi permintaan margarin untuk tahun-tahun ke depan akan meningkat pula karena adanya peningkatan pendapatan per kapita penduduk Indonesia untuk tahun-tahun ke depan. Simas merupakan merek margarin andalan
PT Intiboga Sejahtera yang telah mampu meraih sukses ke puncak atas persaingan
dengan merek-merek margarin lainnya yang perlu untuk melakukan kajian riset
ekuitas merek seiring dengan meningkatnya persaingan agar merek tersebut dapat
bersaing di pasar.
Tujuan dari penelitian ekuitas merek (brand equity) Simas di Kota Bogor ini adalah 1).menganalisis besarnya pengaruh masing-masing elemen penyusun ekuitas merek terhadap nilai ekuitas merek (brand equity value) Simas 2). menganalisis besarnya nilai ekuitas merek (brand equity value) Simas dibandingkan dengan pesaing utama 3). merumuskan alternatif strategi bauran
pemasaran Simas, berdasarkan hasil analisis nilai ekuitas merek (brand equity value) yang telah diketahui…dst
