Sifat Kimia Salami Daging Sapi dan Daging Domba dengan Penambahan Wortel (Daucus carota,L)
View/ Open
Date
2005Author
Zahroturroby
Priyanto, Rudy
Gurnadi, H.R. Eddie
Metadata
Show full item recordAbstract
Salami merupakan salah satu jenis sosis fermentasi kering yang memiliki ciri
khas menggunakan casing berdiameter 4,5 cm. Kualitas salami ditentukan oleh
b ahan baku dan starter yang digunakan. Pengolahan melalui fermentasi terkontrol
menggunakan starter bakteri asam laktat dapat meningkatkan kualitas salami yang
dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan wortel
te rhadap sifat kimia salami daging sapi dan daging domba.
Penelitian telah dilaksanakan di Bagian Ilmu Produksi Ternak Ruminansia
Besar, Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan
In stitut Pertanian Bogar dan Laboratorium Biologi Hewan, Pusat Antar Universitas
Institut Pertanian Bogor. Penelitian dilaksanakan dari bulan Maret hingga Mei 2005.
Parameter yang diamati meliputi kadar air, protein, lemak, abu, karbohidrat,
serat kasar, kadar nitrit dan asam laktat. Pengamatan dilakukan pada fermentasi hari
ke-30. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok
pola Faktorial 2x4 dengan menggunakan tiga ulangan. Faktor pertama adalah
penggunaan dua jenis daging (daging sapi dan daging domba), sedangkan fah.1:or
kedua adalah penambahan wortel yang terdiri dari empat taraf perlakuan, yaitu 0%,
2%, 4% dan 6% dari berat daging dan lemak. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan sidik ragam, dan jika terdapat perbedaan yang nyata (P<O, 05) maka
dilanjutkan dengan uji lanjut Least Squares Means.
Interaksi antar perlakuan tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap
sifat kirnia salami. Seluruh sifat kimia salami tidak dipengaruhi oleh konsentrasi
wortel yang digunakan. J enis daging berpengaruh secara nyata terhadap kadar
karbohidrat, protein dan air salami (P<O, 05), sedangkan parameter lain tidak
dipengaruhi oleh kedua faktor perlakuan, baik kadar lemak, abu, serat kasar, asam
laktat dan kadar nitrit salami. Secara umum nutrisi salami daging sapi lebih baik
daripada salami daging domba yang terlihat dari kandungan protein, lemak dan
mineral salami daging sapi yang lebih tinggi daripada salami daging domba.
