View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pola penggunaan pestisida pada tanaman bawang merah di kecamatan Ciledug, kabupaten, Cirebon, Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.610Mb)
      Date
      2001
      Author
      Akbar, Mohammad
      Triwidodo, Hermanu
      Widodo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengetahuan, sikap dan tindakan petani Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) dan petani non SLPHT di Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat di dalam menerapkan teknik-teknik Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada tanaman bawang merah, (2) menganalisis distribusi pestisida melalui perbandingan rantai tataniaga pestisida yang terbanyak dan sedikit digunakan oleh petani responden, serta (3) menjelaskan hubungan antara lembaga pemasaran yang terlibat dalam rantai tataniaga pestisida dimulai dari produsen (pabrik) sampai pedagang pengecer tingkat 2 (PP 2). Pemilihan desa dan lembaga pemasaran contoh dilakukan secara terpilih (purposive), sedangkan pemilihan petani responden dilakukan secara acak dari setiap desa. Desa yang dipilih dalam penelitian ini adalah Pabuaran Lor, Bojongnegara dan Babakan Losari. Jumlah petani responden sebanyak 48 orang, dimana masing- masing desa dipilih sebanyak 8 orang petani SLPHT dan 8 orang petani non SLPHT. Jumlah lembaga pemasaran pestisida yang terpilih sebanyak 15 responden yaitu 3 pedagang pengecer tingkat 2 (PP 2), 6 pedagang pengecer tingkat 1 (PP 1), 3 agen dan 3 pabrik. Rantai tataniaga pestisida yang ditelusuri adalah pestisida Dursban 20 EC (b.a. Klorpirifos), Larvin 375 AS (b.a. Tiodikarb) serta Pounce 20 EC (b.a. Permetrin). Analisis pengetahuan, sikap dan tindakan (PST) dilakukan secara deskripsi, sedangkan analisis distribusi pestisida dilakukan dengan metode survei. Hasil analisis terhadap pengetahuan petani sudah cukup baik. Hal ini terlihat dari penggunaan nozel yang tidak perlu dilonggarkan saat menyemprot (95,83%), arah menyemprot yang tidak berlawanan dengan arah angin (97,92%), penggunaan penutup mulut dan hidung saat menyemprot (77,08%), penyemprotan yang tidak boleh lagi dilakukan saat menjelang panen (62,50%) serta penyimpanan pestisida di tempat tertutup dan jauh dari jangkauan anak-anak (100%). ..dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/132241
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository