Struktur komunitas moluska (gastropoda & pelecypodaa) yang berada di daerah Paparan Terumbu Karang perairan Pulau Wundi, Kep. Padaido, Kabupaten Biak-Numfor, Irian Jaya
View/ Open
Date
1998Author
Antono, Puji Dwi
Aktani, Unggul
Atmadipoera, Agus Saleh
Metadata
Show full item recordAbstract
Keberadaan sumberdaya moluska di daerah terumbu karang merupakan salah satu potensi perikanan yang besar. Potensi tersebut sangat erat kaitannya dengan kondisi terumbu karang itu sendiri sehingga perubahan pada ekosistem terumbu karang akan mengganggu keseimbangan komunitas moluska yang berada di daerah tersebut. Untuk itu perlu dilakukan pengelolaan terhadap sumberdaya moluska. Langkah pertama untuk melakukan pengelolaan adalah mengetahui data potensi dan kondisi dari sumberdaya itu.
Kondisi sumberdaya yang dikaji dan sekaligus menjadi tujuan dari penelitian ini adalah struktur
komunitas moluska yang berada di daerah paparan terumbu karang serta interaksinya dengan variabel lingkungan yang secara fungsional saling terkait.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 1997 di paparan terumbu karang perairan Pulau
Wundi, Kab. Biak-Numfor, Irian Jaya. Metode yang digunakan adalah gabungan transek kuadrat dengan garis. Stasiun pengamatan dibagi menjadi 5 berdasarkan keterbukaannya dari hempasan ombak.
Parameter fisik kimia yang diukur adalah kedalaman, kecerahan, suhu, kekeruhan, arah dan kecepatan arus, salinitas, TSS, TDS, oksigen terlarut, nitrit, nitrat dan ortofosfat serta tekstur dan
kandungan C-organik substrat.
Analisis data yang digunakan adalah kepadatan individu dan indeks dominansi, indeks
keanekaragaman, indeks keseragaman, pola sebaran Morisita dan indeks ketidaksamaan
Bray-Curtis. Untuk melihat keterkaitan individu moluska tiap stasiun dengan parameter fisik kimia
digunakan analisis CA dan PCA.
Pada lokasi penelitian ditemukan tiga habitat utama, yaitu padang lamun, daerah berpasir dan
karang. Jenis moluska yang ditemukan pada semua stasiun sebanyak 62 jenis yang terbagi ke dalam 27 famili, dengan kelas Gastropoda lebih dominan.
