Strategi bisnis ekspor udang beku pada PT.Modern Sinar Jayantara di Surabaya
View/ Open
Date
1998Author
Ade, Abreini
Diatin, Iis
Kusumastanto, Tridoyo
Metadata
Show full item recordAbstract
Udang merupakan komoditas ekspor utama bagi Indonesia selain kopi, dengan
kontribusi sebesar 35% dari total ekspor pertanian. Berdasarkan komoditas perikanan Indonesia,
pada tahun I 987-1995 urutan ekspor udang berada di peringkat pe1iama. tetapi tahun 1996
mengalami penurunan karena adanya penurunan permintaan dari negara-negara pengimpor.
Sebagai salah satu komoditas ekspor non migas Indonesia, udang diekspor dalam berbagai bentuk, diantaranya berupa produk olahan beku atau frozen shrimp. Pada tahun 1991-1996 ekspor udang beku Indonesia telah dilaksanakan ke berbagai negara tujuan, dengan ekspor terbesar ke Jepang, Amerika Serikat dan Singapura.
Pada tahun I 994 dan 1995, ekspor udang beku ke Jepang mengalami peningkatan sebesar
74,50 juta US$ dan 839,20 juta US$, tetapi tahun 1996 menurun sebesar -65,50 juta US$. Udang beku tersebut sebagian besar diekspor dari Jawa Timur (21,00 juta ton/21,20%) dari total ekspor
pertanian Indonesia.
PT. Modem Sinar Jayantara yang telah berdiri sejak tahun 1983, merupakan salah satu perusahan ekspor udang beku di Surabaya, Jawa Timur yang berperan sebagai penyumbang ekspor bagi Jawa Timur khususnya dan Indonesia umumnya dengan perkembangan rata-rata -9,71% dalam volume dan -9,84% dalam nilai.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
