Keragagaan perikanan tonda di Pelabuhan Perikanan Nusantara Bungus, Kotamadya Padang, Sumatera Barat
View/ Open
Date
1998Author
Adwino, Refdi
Mangunsukarto, Kusman
Nurani, Tri Wiji
Metadata
Show full item recordAbstract
Tonda merupakan alat tangkap dengan tujuan tangkapan utama cakalang dan tuna terutama madidihang dalam fase muda. Tonda di Indonesia lebih populer dibandingkan dengan alat tangkap lain dengan tujuan tangkapan ikan tuna dan cakalang seperti huhate (pole and line) dan rawai tuna (tuna long line), karena relatif lebih murah dan pengoperasiannya sangat mudah (Farid, 1989).
Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran umum tentang unit penangkapan pancing tonda serta membandingkan efesiensi dari beberapa ukuran kapal tonda yang ada di Pelabuhan Perikanan Nusantara Bungus (PPNB). Penelitian dilakukan dari tanggal 1 April 1995 sampai tanggal 8 Juni 1995.
Data primer yang dikumpulkan diperoleh dari pengamatan secara langsung di lapangan, mengikuti
kegiatan operasi penangkapan dan wawancara dengan para responden. Data sekunder yang diperlukan diperoleh dari berbagai instansi dan lembaga yang berhubungan dengan penelitian ini.
Konstruksi kapal tonda yang mendaratkan basil tangkapannya di PPNB terbuat dari kayu yang
berukuran 4-20 GT dengan kekuatan mesin 16-33 HP. Konstruksi dek kapal hanya menyisakan ruang kerja yang sempit bagi nelayan di bagian bmitan dan di sisi kapal.
