View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Aktivitas enzim diastase madu segar Apis cerana dari beberapa daerah di Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.385Mb)
      Date
      2000
      Author
      Tarigan, Sinar Pagi
      Sihombing, D.T.H
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bahan pangan di Indonesia pada umumnya ada standar mutunya yang diatur oleh Departemen Perindustrian. Madu termasuk salah satu bahan pangan yang memiliki standar yaitu Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-3545-1994. Aktivitas enzim diastase merupakan salah satu parameter dalam penentuan kualitas madu yang ditetapkan di Indonesia. Parameter ini digunakan untuk menilai keaslian atau untuk mengetahui apakah madu sudah mengalami pemanasan karena enzim diastase sangat sensitif oleh suhu yang tinggi. Angka aktivitas enzim diastase yang ditetapkan dalam SNI-01-3545-1994 dirasakan terlalu tinggi karena tidak berbeda dengan standar yang ditetapkan di negara beriklim sedang (dingin) yang sudah tentu aktivitas enzim diastasenya jauh lebih tinggi yang didukung oleh kadar air yang rendah pula. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas enzim diastase yang baru dipanen (segar) di empat lokasi peternakan lebah madu di Jawa Barat dan membandingkannya dengan Standar Nasional Indonesia (SNI 01-3545-1994). Diharapkan sebagai sumbangan untuk menetapkan standar aktivitas enzim diastase madu yang lebih tepat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan madu segar baru dipanen yang belum mengalami proses pemanasan yang diperoleh dari empat lokasi peternakan lebah madu yang ada di Jawa Barat (Dago Bawah, Dago Atas, Parungpanjang, dan Gunung Arca). Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret sampai Mei 2000. Analisis kimia dilakukan di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Industri Hasil Pertanian (BBPPIHP). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dimana empat lokasi peternakan lebah madu merupakan perlakuan dengan ulangan empat kali. Parameter yang diamati adalah kadar air, kadar gula, dan aktivitas enzim diastase Setiap parameter dibandingkan dengan SNI 01-3545-1994 dengan analisis uji-t Kemudian lokasi dibandingkan untuk mengetahui madu yang terbaik pada saat penelitian dengan uji Duncan…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131919
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4043]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository