Analisis Strategi Bisnis Pengolahan Ikan Asap Petikan Cita Halus di Desa Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
Abstract
Usaha Pengolahan Ikan Asap Petikan Cita Halus Merupakan pelopor dalam industri pengolahan ikan asap di wilayah Jawa. Sejak tahun 2005 usaha ini telah melakukan pengembangan usaha dari skala rumah tangga menjadi industri kecil menengah. Permintaan terhadap ekspor menyebabkan perusahaan ini harus lebih jeli lagi dalam merumuskan strategi bisnis yang dijalankan. Untuk itu penelitian tentang analisis strategi bisnis pengolahan ikan asap Petikan Cita Halus dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal yang menjadi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman bagi Usaha Pengolahan Ikan Asap PCH, merumuskan alternatif strategi yang dapat diambil oleh Usaha Pengolahan Ikan Asap PCH sesuai dengan kondisi lingkungan internal dan eksternalnya dan menentukan prioritas strategi yang paling menarik untuk diimplementasikan sesuai dengan kondisi lingkungan internal dan eksternal Usaha Pengolahan Ikan Asap PCH
Strategi bisnis disusun dengan mempertimbangkan semua aspek yang terdapat pada lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Proses analisis internal dan eksternal perusahaan dilakukan melalui analisis IFE (Internal Factor Evaluation) dan EFE (External factor Evaluation). Tahap selanjutnya untuk menentukan strategi alternatif yang dapat dilakukan perusahaan dengan mencocokan hasil IFE dan EFE melalui analisis IE (Internal-Eksternal) dan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threaths). Pada tahap akhir yaitu tahap pengambilan keputusan dilakukan dengan analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) yang menentukan prioritas dari strategi yang telah diperoleh sebelumnya.
Strategi yang menjadi prioritas untuk dilakukan yaitu mengidentifikasi produk (jenis ikan) yang paling digemari sehingga bisa memproduksi sesuai dengan perbandingan dari ketertarikan konsumen, melakukan pinjaman melalui kredit usaha kecil yang dikeluarkan oleh bank-bank pemerintah, memperluas media promosi produk
