View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Pendapatan Usahatani Padi dan Sistem Pemasaran Beras di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (991.6Kb)
      Date
      2012
      Author
      Ariyono, Ardie
      Nurmalina, Rita
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan dari penelitian ini antara lain (1) mengkaji keragaan usahatani padi di Kabupaten Karawang, (2) menganalisis tingkat pendapatan usahatani padi di Kabupaten Karawang, (3) menganalisis sistem pemasaran beras di Kabupaten Karawang. Penelitian dilakukan di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Juli dan Agustus 2011. Jumlah responden usahatani dalam penelitian ini sebanyak 34 petani dan responden pemasaran beras terdiri dari empat pemilik penggilingan beras, dua pedagang grosir di Pasar Johar, dua pedagang grosir di Pasar Induk Cipinang dan empat pedagang pengecer. Penelitian ini menggunakan analisis pendapatan usahatani dan R/C rasio untuk melihat efisiensi usahatani dan analisis marjin pemasaran, farmer’s share, dan rasio keuntungan dan biaya untuk melihat efisiensi operasional sistem pemasaran. Usahatani padi yang dijalankan dilakukan sebanyak dua musim tanam dalam satu tahun. Sebagian besar petani melakukan usahatani pada lahan milik sendiri dengan luas antara satu hingga lima hektar. Sarana produksi yang digunakan oleh petani dalam usahatani padi mencakup benih, pupuk, pestisida, tenaga kerja dan alat-alat pertanian. Sebagian besar petani menanam padi varietas ciherang. Teknik budidaya padi yang dilakukan mencakup persemaian, pengolahan lahan, penanaman dan penyulaman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, penyiangan dan pemanenan. Petani menjual hasil panen dalam bentuk GKP sekaligus setelah panen. Petani mengeluarkan biaya usahatani dalam menjalankan usahatani. Total biaya tunai per hektar per musim tanam yaitu Rp 10.361.018,20, total biaya diperhitungkan yaitu Rp 3.100.207,39 sehingga total biaya usahatani yaitu Rp 13.461.225,59. Total hasil panen petani per hektar per musim tanam yang dijual adalah 6.588,73 kg. Harga jual GKP yang diterima oleh petani berkisar antara Rp 2.200,00 hingga Rp 3.800,00 dengan rata-rata Rp 2.720,54. Sehingga penerimaan petani untuk harga GKP terendah adalah Rp 14.495.206,00, untuk harga GKP tertinggi adalah Rp 25.037.174,00 dan untuk harga GKP rata-rata adalah Rp 17.924.903,50. Petani yang menjual dengan harga GKP terendah menerima pendapatan usahatani atas biaya tunai Rp 4.134.187,80 dengan R/C rasio 1,40 dan pendapatan usahatani atas biaya total Rp 1.033.980,41 dengan R/C rasio 1,08. Petani yang menjual dengan harga GKP tertinggi menerima pendapatan usahatani atas biaya tunai Rp 14.676.155,80 dengan R/C rasio 2,42 dan pendapatan atas biaya total Rp 11.575.948,41 dengan R/C rasio 1,86. Perhitungan pendapatan usahatani dengan harga GKP rata-rata, pendapatan usahatani atas biaya tunai yaitu Rp 7.563.885,30 dengan R/C rasio 1,73 dan pendapatan usahatani atas biaya total yaitu Rp 4.463.667,91 dengan R/C rasio 1,33. Nilai R/C rasio terhadap biaya tunai dan biaya total untuk harga GKP terendah, tertinggi dan rata-rata melebihi satu sehingga usahatani padi yang dijalankan oleh petani responden layak dan menguntungkan serta efisien. Lembaga pemasaran yang terlibat dalam sistem pemasaran beras di Kabupaten Karawang adalah petani, penggilingan (Penggilingan I, Penggilingan II, dan Penggilingan III), pedagang grosir di Pasar Johar, pedagang grosir di Pasar Induk Cipinang, Bulog Subdivre Karawang, pedagang pengecer di Kabupaten Karawang dan pedagang pengecer di Jabodetabek. Lembaga-lembaga tersebut menjalankan fungsi pemasaran berupa fungsi pertukaran, fungsi fisik dan fungsi fasilitas. Namun tidak seluruh fungsi-fungsi tersebut dijalankan oleh suatu lembaga. Lembaga pemasaran mengeluarkan biaya pemasaran untuk menjalankan fungsi pemasaran. Lembaga-lembaga pemasaran tersebut terjalin dalam delapan saluran pemasaran. Saluran pemasaran yang lebih efisien dibanding saluran lain adalah saluran IIB dengan marjin pemasaran terkecil yaitu Rp 2.256,94 per kilogram dan farmer’s share terbesar yaitu 68,87 persen. Fluktuasi yang terjadi pada harga jual gabah kering panen, menyebabkan perbedaan yang besar terhadap pendapatan yang diterima petani. Petani disarankan menjalin kerja sama dengan Lumbung Desa Modern (LDM) yang keberadaannya belum berjalan dengan optimal. LDM yang masih mengalami keterbatasan dana, bekerja sama dengan Bulog untuk memberikan pinjaman kepada petani saat panen agar kebutuhan petani akan uang tunai untuk membayar input pertanian atau keperluan sehari-hari terpenuhi. Selanjutnya petani menyimpan gabah di LDM dan dijual ketika harga gabah tinggi untuk membayar pinjaman petani kepada LDM. Kelompok tani serta LDM disarankan melakukan kerja sama dalam hal pemasaran hasil panen. Petani diberikan informasi mengenai penggilingan yang menerima GKP dengan harga jual tinggi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131859
      Collections
      • UT - Agribusiness [4776]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository