View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Mathematics
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Mathematics
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penyelesaian masalah arus biaya minimum dengan algoritma out-of-kilter

      Thumbnail
      View/Open
      Fultext (1.022Mb)
      Date
      2000
      Author
      Muharman, Ifni
      Hanum, Farida
      Hanum, Farida
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Permasalahan arus biaya mininum dalam jaringan memegang peranan penting di antara model-model optimasi jaringan lainnya, dikarenakan permasalahan tersebut dapat digunakan pada banyak penerapan. Algoritma out-of-kilter merupakan salah satu metode untuk menyelesaikan permasalahan arus biaya minimum dalam jaringan yang dikembangkan oleh D.R. Fulkerson (1961) yang dibangun khusus untuk menyelesaikan permasalahan dalam jaringan. Penentuan kondisi keoptimalan dalam algoritma ini diturunkan berdasarkan kondisi keoptimalan Kuhn-Tucker. Busur-busur dalam jaringan yang memenuhi kondisi Kuhn-Tucker disebut in-kilter (busur dalam keadaan optimal), jika tidak disebut out-of-kilter. Untuk busur dalam keadaan out-of-kilter diberikan suatu bilangan yang disebut bilangan kilter, yang mengukur posisi busur tersebut dari keadaan optimal. Secara garis besar algoritma dibagi menjadi dua tahap, yaitu: tahap primal dan tahap dual. Dalam tahap primal, pertama kali ditentukan busur out-of-kilter yang akan diperbaiki, kemudian dilakukan perubahan aliran dalam jaringan. Untuk menjamin bahwa perubahan aliran tersebut tidak mengubah aliran konservasi, maka perubahan aliran hanya dilakukan terhadap busur-busur dalam suatu cycle. Proses pembentukan cycle dilakukan dengan menggunakan metode pelabelan. Keadaan dengan cycle yang mengandung busur out-of-kilter yang akan diperbaiki berhasil dibentuk dinamakan breakthrough. Apabila cycle tidak dapat dibentuk, dinamakan nonbreakthrough. Jika terjadi nonbreakhirough, perubahan aliran dalam tahap primal dihentikan dan dilanjutkan ke tahap dual. Algoritma akan berakhir dengan kesimpulan solusi optimal telah tercapai jika dalam tahap primal semua busurnya berada dalam keadaan in-kilter, atau dengan kesimpulan permasalahan arus biaya minimum tidak memiliki solusi fisibel. Kekonvergenan dari algoritma out-of-kilter, dijamin berdasarkan sifat kemonotonan tak naik dari barisan bilangan kiter dalam keseluruhan tahap dari algoritma.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131693
      Collections
      • UT - Mathematics [1487]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository