Peranan cahaya dan gravitasi terhadap penetasan, penempelan dan aktivitas pemboran larva bor laut pada kayu rendaman di akuartum
View/ Open
Date
1998Author
Setyowati, Anjar Warih
Yulianda, Fredinan
Suwignyo, Sugiarti
Metadata
Show full item recordAbstract
Bor laut merupakan avertebrata yang hidup dengan mengebor kayu dan benda-benda keras lainnya di laut dan perairan payau sebagai tempat hidup dan mencari makan. Keberadaan bor laut di alam
berhubungan dengan faktor lingkungan diantaranya penetrasi cahaya, suhu dan salinitas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan cahaya dan gravitasi terhadap penetasan dan
respon penempelan beserta aktivitas pemboran larva bor laut serta morfologi larva pada fase
planktonis.
Penelitian dilaksanakan pada bulan November 1997 sampai Januari 1998. Pengamatan dilakukan pada induk bor laut yang didapatkan dari Pelabuhan Ratu untuk melihat peranan cahaya terhadap penetasan pada akuarium yang berukuran 20x30x30xl cm³ dan larva bor laut hasil penetasan untuk melihat peranan cahaya dan gravitasi terhadap penempelan serta aktivitas pemboran larva bor lout pada kayu meranti merah dengan ukuran 10x10x2,5xl cm³ di akuarium yang sama dengan kegiatan penetasan.
Selama satu bulan pemeliharaan hanya pada akuarium terang dengan spesies Teredo sp. yang mampu menetaskan larva dengan kelimpahan 4.533 individu/liter. Larva yang didapatkan dalam stadia trochopore, straight hinge ve!iger awal, straight hinge ve/iger dan pediveliger dengan ukuran
masing-masing larva berkisar antara 70 - 75 µm, 100 - 120 µm, 120-160 µm, dan 160 - 230 µm.
