Strategi Pengembangan Cafe Burganni, Bogor
Abstract
Penelitian ini bertujuan (1) Mengidentifikasi lingkungan internal dan
eksternal yang mempengaruhi usaha Cafe Burganni, (2) Menganalisis dan
merumuskan strategi pengembangan usaha yang sesuai dengan usaha Cafe
Burganni. Ruang lingkup penelitian ini yaitu pengkajian kondisi internal dan
eksternal Cafe Burganni, identifikasi kekuatan, kelemahan, kekuatan, dan
ancaman bagi perusahaan, serta formulasi strategi dalam pengembangan usaha
cafe Burgani. Analisis yang digunakan meliputi analisis matriks IFE, matriks
EFE, matriks IE, matriks SWOT dan matriks QSPM.
Hasil analisis matriks IFE menunjukkan bahwa faktor yang menjadi
kekuatan utama adalah ukuran burger yang besar yang cukup diminati oleh
konsumen dan produk yang berkualitas, fresh, dan tidak menggunakan bahan
pengawet dengan skor 0,420. total bobot rata-rata skor sebesar 2,550. Hal ini
menunjukkan bahwa Cafe Burganni memiliki posisi internal yang mampu
menggunakan kekuatan dan mengatasi kelemahan dengan baik. Dari hasil analisis
matriks EFE dapat dilihat bahwa faktor penting berupa peluang yang
mempengaruhi Cafe Burganni adalah Kota Bogor sebagai kota kuliner dan lokasi
yang strategis, kemajuan teknologi yang semakin berkembang, dan peralihan gaya
hidup masyarakat yang cenderung mengkonsumsi makanan siap saji dengan skor
sebesar 0,676, sedangkan ancaman utama adalah persaingan restoran sejenis
(Fastfood) dan persaingan restoran sejenis dengan nilai skor sebesar 0,513. Total
bobot skor sebesar 3,031, hal ini menunjukkan bahwa Cafe Burganni telah
mampu merespon faktor eksternal dengan memanfaatkan peluang untuk
mengatasi ancaman.
Dari hasil matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan matriks External
Factor Evaluation (EFE), kemudian disusun matriks Internal-External (IE). Hasil
yang diperoleh dari matriks IE menunjukkan bahwa Cafe Burganni menempati posisi dalam sel II. Cafe berada dalam kondisi tumbuh dan berkembang. Strategi
yang dapat diterapkan adalah strategi intensif seperti pengembangan produk
(development product), pengembangan pasar (market development) dan penetrasi
pasar (market penetration). Dengan demikian strategi yang dihasilkan pada
matriks SWOT adalah Strategi SO yang terdiri dari, a) Meningkatkan pangsa
pasar dengan menambah saluran distribusi seperti membuka cabang. Strategi ST
dengan a) Meningkatkan loyalitas konsumen dengan menjaga dan meningkatkan
kualitas produk dan membuat inovasi-inovasi baru. Strategi WO terdiri dari a)
Melakukan promosi dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia (Marketing
On Line) seperti internet (Facebook/website. Strategi WT dengan cara a)
Menambah menu paket hemat, b) Memperluas fasilitas berupa area parkir.
Dari hasil matriks QSPM yang didapat, maka urutan prioritas alternatif
strategi yang harus dilakukan oleh Cafe Burganni adalah 1) Melakukan promosi
dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia (Marketing On Line) seperti
internet (Facebook/website), dan Blackberry, 2) Meningkatkan pangsa pasar
dengan menambah saluran distribusi seperti membuka cabang, dan 3)
Meningkatkan loyalitas konsumen dengan menjaga dan meningkatkan kualitas
produk dan membuat inovasi-inovasi baru.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
